Warga Minta

BPJS Kesehatan Tingkatkan Sosialisasi

BPJS Kesehatan Tingkatkan Sosialisasi

RENGAT (HR)-Sejumlah masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu, meminta pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menggiatkan sosialisasi hingga ke pelosok desa, agar mereka tahu manfaat terdaftar sebagai peserta.  

"Masih banyak warga yang belum tahu manfaat ikut BPJS Kesehatan dan tata cara pendaftarannya, padahal program itu sangat membantu warga yang membutuhkan penanganan medis," ujar Wandi (50), seorang warga di Rengat, Senin (18/1).  
    
BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) merupakan institusi negara yang ditugaskan khusus oleh pemerintah untuk menyelenggarakan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia, seperti pegawai negeri sipil, penerima pensiun PNS, TNI, veteran, perintis kemerdekaan beserta keluarganya dan badan usaha lainnya ataupun rakyat biasa.        

BPJS Kesehatan bersama BPJS Ketenagakerjaan (dahulu bernama Jamsostek) merupakan program pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal 31 Desember 2013, untuk BPJS Kesehatan mulai beroperasi sejak 1 Januari 2014, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan mulai beroperasi 1 Juli 2014.

Walaupun sudah beberapa tahun berjalan, akan tetapi masih banyak warga yang sudah masuk justru tak mengerti cara membayarnya, hingga kerap terjadi keterlambatan. Jal ini memicu kekesalan. Untuk itu sebaiknya kegiatan sosialisasi maupun pemasangan baleho BPJK harus dioptimalkan. (inh/aag)