Ratusan Prajurit Dikirim ke Perbatasan

Senin, 06 April 2015 - 10:39 WIB
Plt Gubri Asyadjuliandi Rachman melakukan salam komando dengan Komandan Resort Militer (Danrem) 031/Wirabima, Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto sebelum upacara Pemberangkatan Satgas Yonif 132 Bima Sakti" dalam Rangka Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia di wi

DUMAI (HR)- Sejumlah 350 prajurit Yonif 132/Bimasakti diberangkatkan dari Dermaga TNI Angkatan Laut, Bangsal Aceh, Dumai, Sabtu (4/4) lalu. Mereka tergabung dalam Satgas Pengamanan perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat.

Rencananya para prajurit akan bertugas di sejumlah pos perbatasan selama enam bulan. Keberadaan para prajurit TNI di kawasan terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), diharapkan bisa menciptakan suasana kondusif. Apalagi di kawasan perbatasan ada beragam potensi kerawanan, yang mesti diatasi.

"Para prajurit harus menciptakan suasana kondusif di kawasan perbatasan. Bila ada potensi kerawanan, maka segera diatasi," tegas Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto saat melepas para prajurit.

Dalam kesempatan itu, Danrem mengingatkan para prajurit yang bertugas di perbatasan RI-Malaysia harus mengantisipasi adanya berbagai ancaman di kawasan tersebut.

Terutama dilakukan oleh oknum yang memanfaatkan akses perbatasan NKRI. Satu ancaman yakni penyeludupan barang ilegal dan juga perdagangan manusia.

Sebanyak 350 prajurit Yonif 132/Bimasakti diberangkatkan ke perabatasan NKRI tersebut dengan KRI Teluk Ende. "Satu ancaman yakni penyelundupan barang ilegal.

 Kawasan perbatasan juga rawan dengan perdagangan manusia," ingat Danrem di akhir sambutannya.(zul)

Editor:

Terkini

Terpopuler