Butuh Penampilan Terbaik

Rabu, 18 Maret 2015 - 20:23 WIB
Gervinho

Monaco (HR)-Apa yang dialami Arsenal dua tahun silam terulang pada tahun ini. The Gunners harus tersisih dari Liga Champions meski sempat menunjukkan tanda-tanda akan membalikkan keadaan.

Arsenal harus mengakui keunggulan AS Monaco di babak 16 besar Liga Champions. Meski skor agregat berimbang 3-3, mereka tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang.
Setelah kalah 1-3 dari Monaco di Emirates Stadium pada pertemuan pertama, Arsenal mampu membalasnya dengan menang 2-0 di Stade Louis II, Rabu (18/3) dinihari WIB. Dua gol 'Meriam London' dicetak oleh Olivier Giroud dan Aaron Ramsey.
Tapi, dua gol itu tak cukup untuk meloloskan Arsenal. Mereka berusaha mencetak gol ketiga, tapi tak berhasil hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Ini bukan kali pertama Arsenal tersingkir dari Liga Champions meski sudah menunjukkan sinyal kuat akan membalikkan keadaan. Pada musim 2012/2013, mereka disingkirkan Bayern Munich di babak 16 besar dengan jalan cerita yang sama persis.
Saat itu, Arsenal dikalahkan Bayern dengan skor 1-3 di Emirates di leg pertama. Tapi, ketika melawat ke Allianz Arena, Arsenal di luar dugaan menang dengan skor 2-0. Dengan alasan yang sama seperti tahun ini, kemenangan di leg kedua itu tak cukup untuk meloloskan Arsenal.
"Kami harus belajar untuk menjaga diri kami tetap berada dalam permainan di leg pertama. Itulah alasan yang membuat kami dihukum lagi pada tahun ini," kata Ramsey di situs resmi Arsenal.
"Kami harus jauh lebih bijak di pertandingan pertama, lalu pergi ke tempat-tempat seperti ini dan menang. Itulah hal utama yang harus kami benahi sesegera mungkin," ujarnya.(dtc/ssc/pep)

Editor:

Terkini

Terpopuler