Riau

PT Bina Daya Bentala Bersama Kelompok Tuah Kampong Panen Ikan Patin Program DMPA

Camat Bonai Darussalam Setyono bersama Kepala Protection Soekiran saat panen ikan patin.

RIAUMANDIRI.CO, BONAI DARUSSALAM - PT Bina Daya Bentala (BDB) melalui Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA)-nya berhasil membantu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui panen ikan patin yang berlangsung baru-baru ini. 

Ketua Kelompok Budi Daya Ikan Tuah Kampong Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Nazaruddin menyatakan, awalnya penaburan bibit ikan patin ini dilakukan pada bulan Desember 2017 lalu sebanyak 10 ribu ekor bibit dengan modal awal Rp29 juta. "Dan Alhamdulillah saat ini sudah bisa panen," ujarnya.
 
Estimasi untuk panen pada periode ini, kata Nazaruddin, ditaksir lebih dari 3 ton. "Jika dijual per kilonya 15 ribu/kg diperkirakan nantinya total hasil panen dalam masa pemeliharaan 5 bulan ini, Kelompok Budi Daya Ikan Tuah Kampong Desa Sontang bisa menghasilkan uang lebih kurang Rp45 juta. Ini sudah termasuk modal awal dan keuntungan di luar modal Rp16 juta," jelasnya.

Camat Bonai Darussalam Setyono pada saat acara panen menyampaikan apresiasi luar biasa kepada perusahaan.
Sebab, menurut Setyono, dalam kondisi ekonomi yang kurang menggairahkan saat ini masyarakat bisa terbantu dengan berhasilnya panen ikan patin melalui program DMPA perusahaan.

Camat berharap dengan program yang diluncurkan perusahaan ini, ke depannya bisa lebih ditingkatkan lagi sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu secara ekonomi. 

Hadir pada saat panen tersebut di antaranya Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, SE, Kepala Forest Protection PT BDB Soekiran, Kepala Distrik Plantation Hafid Sudrajat beserta anggota kelompok budi daya ikan dan masyarakat Desa Sontang. 

Kepala Forest Protection PT BDB Soekiran menyampaikan, program DMPA ini diluncurkan salah satunya bertujuan untuk membantu perekonomian masyarakat, terutama yang berada di wilayah sekitar operasional perusahaan.

"Saat ini program ini sudah berjalan dengan semestinya dan tidak hanya terfokus pada budi daya ikan patin saja, akan tetapi program DMPA ini juga bergerak pada sektor-sektor lainnya seperti peternakan, hortikultura dan home industry," kata Soekiran.

Program-program tersebut, jelas Soekiran, diharapkan nantinya bisa membantu masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya.

Di samping itu, menurutnya, yang paling penting dari diluncurkannya program ini adalah bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar masyarakat tidak lagi bercocok tanam membakar lahannya sehingga kebakaran lahan dapat dihindari. (rls/ral)


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar