Riau

Menyedihkan, Masih Ada SD Negeri di Kuansing Tanpa Pengajar PNS

Murid-murid SDN 6 Desa Setiang, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing. (Foto: RMC/Suandri)

RIAUMANDIRI.CO, TELUK KUANTAN - Ikatan Sarjana Peduli Pendidikan (ISPP) Kuantan Singingi kembali menelusuri sekolah-sekolah yang berada jauh di pelosok kabupaten ini. Perjalanan ini dilakukan tanggal 24-26 November 2017. Salah satu sekolah yang didatangi adalah SDN 006 Desa Setiang, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing, Riau.

Dengan jarak tempuh lebih kurang 3 jam perjalanan dari pusat Kota Teluk Kuantan, dengan melewati hutan dan kebun yang hanya memiliki akses jalan tanah nan licin, ISPP Kuansing menemukan sekolah yang berstatus negeri ini, ternyata tidak memiliki tenaga pengajar dari Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Syahril selaku pengawas SDN 006 Desa Setiang yang sudah puluhan tahun bertugas di sekolah itu, saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan, dirinya berharap ada pengajar yang PNS, supaya bisa bertanggung jawab penuh.

Apalagi kepala sekolah hanya datang sekali seminggu. Karena selain jarak tempuh yang cukup jauh dengan kondisi jalan yang becek dan licin, dia juga ada urusan lain seperti menjadi Bendahara UPTD di Muara Petai.

Sementara jumlah murid SDN 006 Desa Setiang ini, berjumlah 114 orang, tapi hanya terdapat 6 orang tenaga pengajar, guru honor provinsi 1 orang, guru PNS 1 orang (kepala sekolah). Selebihnya guru di sana hanya guru sukarelawan yang digaji hampir tidak ada setiap bulannya.

"Saya berharap ada perubahan anak-anak dan guru-guru kami di sini dengan kehadiran ISPP ini. Jangan sampai pendidikan di bagian pedalaman Kuansing di pandang sebelah mata oleh pemerintah," ujar Syahril.

Sementara Ketua Umum ISPP Kuansing Rizki Erlando, SPd, mengatakan, dirinya sempat mengamati keadaan sekolah di sana dan berdialog dengan pihak guru.

Dirinya menilai bahwa ada beberapa hal yang sangat menyedihkan di sekolah ini. Ternyata kekurangan guru. Guru yang mengajar 3 kelas sekaligus. Dengan sekolah berstatus negeri harusnya  ini tidak boleh dibiarkan apalagi di sana memang minim guru.

"Saya minta Bupati Kuantan Singingi melalui kepala Dinas Pendidikan untuk segera bertindak," ujar Ketua ISPP kepada riaumandiri.co, Senin (27/11/2017)
.
"Semoga perhatian pemerintah lebih intensif lagi terhadap pendidikan yang ada di Kuansing, terutama di pelosok-pelosok Kuansing. Kesejahteraan guru-guru yang ada di pedalaman agar lebih diperhatikan," ujar Rizki Erlando. ***


Reporter    : Suandri
Editor          : Mohd Moralis


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar