Berteduh, Tas Pedagang di Inhil Dirampas

Alami Kerugian Rp92 Juta

Ilustrasi

PEKANBARU (HR)-Suryani (39), seorang pedagang di Tembilahan Hulu, Indragiri Hilir, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas). Tak ayal, uang tunai miliknya sebesar Rp92 juta berpindah tangan ke kawanan pencuri yang beraksi dengan berbekal celurit.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan Guntur, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (4/9) sekitar pukul 05.30 WIB.

"Saat itu, korban tengah berteduh di depan Konter Gho Cell, Jalan H Arief Parit 10, Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil. Tiba-tiba dia dihampiri dua orang yang menggunakan penutup wajah dan dilengkapi dengan celurit," ujar Guntur berdasarkan laporan Polres Inhil.

Para pelaku yang diduga berjumlah dua orang tersebut langsung merampas tas sandang milik korban yang berisi uang dagangan senilai Rp92 juta. Korban tak berani melawan, sebab pelaku menghunuskan senjata tajam itu tepat ke lehernya.

"Korban juga mengaku sempat didorong sampai jatuh," lanjut Guntur.

Karena kalah tenaga, tas yang dipertahankan Suryani itupun akhirnya berhasil dirampas pelaku. Usai menjalankan aksinya, kedua pelaku langsung kabur meninggalkan korban.

"Usai menerima laporan korban, petugas langsung penyelidikan dan melakukan pengejaran," pungkas Guntur.(dod)


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar