Hamulian-Sahril Topan: Untuk Menjadi Lebih Baik, Rohul Butuh Pemimpin Berani

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 18:21 WIB
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu, Hamulian - M. Sahril Topan, saat melakukan diskusi dengan sejumlah awak media di Pekanbaru, Sabtu (29/8/2020). (Moralis/Riaumandiri.id)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu, Hamulian - M. Sahril Topan, resmi diusung Partai Golkar dan PPP untuk bertarung di Pilkada Rohul, 9 Desember 2020 mendatang. 

Duet calon pemimpin Negeri Seribu Suluk yang kenyang pengalaman di legislatif dan dunia usaha ini, mempunyai niat dan komitmen yang tegas untuk melakukan perubahan di Rohul menjadi lebih baik dan maju. 

"Rohul butuh pemimpin yang berani mengambil keputusan untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Kalau hanya menjalankan apa yang sudah ada, tidak perlu jadi pemimpin. Pemimpin itu harus berani melakukan terobosan yang strategis dan brilian demi kemajuan daerahnya," jelas Hamulian didampingi M. Sahril Topan saat melakukan diskusi dengan sejumlah awak media di Pekanbaru, Sabtu (29/8/2020).

Dalam diskusi itu, Hamulian-Sahril Topan juga membeberkan latar belakang kenapa mereka mau menjadi salah satu kontestan pada Pilkada Rohul 2020 ini.

Menurut Hamulian, sebelum berdiri sendiri menjadi kabupaten 20 tahun lalu, Rohul termasuk daerah yang miskin. Lambat laun, katanya, setelah mekar dari Kampar, Rohul mulai berbenah dan melakukan pembangunan di berbagai sektor, termasuk di bidang infratruktur. 

"Namun sayangnya, dalam beberapa tahun terakhir, kondisi Rohul sangat memprihatinkan. Tidak ada terobosan baru dalam pembangunan. Stagnan. Bahkan mengalami kemunduran dibanding 5-10 tahun lalu," katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diperolehnya, jelas Hamulian, saat ini di Rohul ada 4 desa masuk ketegori desa sangat tertinggal dan 9 lagi kategori desa tertinggal. 

"Ini sangat memprihatinkan. Padahal dengan potensi sumber daya alam (SDA) Rohul yang luar biasa, tentu kondisi itu tidak perlu terjadi. Rohul punya kebun sawit terluas di Riau. Pabrik sawit terbesar ada di Rohul. Inilah yang harus dikelola dengan maksimal untuk kemajuan masyarakat Rohul," bebernya.

Untuk itulah, kata Hamulian, dirinya dan Sahril Topan terpanggil untuk maju mencalonkan diri di Pilkada Rohul. 
 
"Kami ingin membangun Rohul menjadi lebih baik. Bukan untuk mencari kaya. Kami tidak ingin lagi masyarakat Rohul ekonominya susah. Kami ingin orang Rohul sejahtera, sekolah mudah dan gratis," tegas Hamulian.

Hal senada juga disampaikan Calon Wakil Bupati M. Sahril Topan. Menurut mantan aktivis 1998 yang sudah malang melintang di dunia pergerakan mahasiswa dan pembelaan terhadap buruh ini, Rohul kalau mau maju harus diurus dengan serius dan mengedepankan kepentingan daerah dan masyarakat. 

"Pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan di Rohul harus berdampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Ekonomi meningkat, tentu kesempatan kerja akan bertambah, dibarengi dengan jaminan upah buruh yang pasti," ujar Sahril Topan yang saat ini merupakan Wakil Ketua DPRD Rohul dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Selain itu, kata Topan, jika mereka mendapat amanah dari masyarakat Rohul di Pilkada nanti, bidang pendidikan juga akan menjadi salah satu fokus mereka.

"Kita ingin pendidikan anak-anak Rohul mendapatkan dukungan yang optimal dari Pemkab. Tidak hanya beasiswa untuk penyelesaian tugas akhir saja bagi mahasiswa berprestasi, tapi juga untuk biaya kuliah dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi," kata Topan yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Riau (UIR) ini. 

Editor: Mohd Moralis

Tags

Terkini

Terpopuler