Jokowi Terapkan DP 0, Ini Kata Tim Prabowo-Sandi

Jumat, 09 November 2018 - 11:52 WIB
Anthony Leong

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri, sebentar lagi dapat memanfaatkan program rumah DP 0% yang disediakan Presiden Joko Widodo. Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Anthony Leong turut bahagia program gagasan besar yang dimiliki Sandiaga kini diimplementasikan oleh Jokowi.

"Kami tentu apresiasi gagasan besar DP 0 ini bisa jadi program nasional. Meski dulu dicemooh, dikecilkan, dinyatakan melanggar peraturan kini akhirnya Pak Jokowi mengaplikasikannya dan memang penting kita hadirkan rumah yang terjangkau dengan cicilan dan DP yang tidak memberatkan," kata Anthony yang juga eks tim pemenangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno itu pada pilkada DKI 2017 lalu.

Anthony yang juga Fungsionaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu menyatakan DP 0 harus diimplementasikan di skala nasional agar backlog bisa diminimalisir. Ia menyebut pemimpin Indonesia harus lahirkan program yang berpihak pada rakyat.

"Masih jutaan rumah yang harus diselesaikan. Program Satu Juta Rumah juga kalau dilihat setiap tahun tidak bisa tercapai. Intinya kalau kita punya semangat keberpihakkan kita bisa lahirkan solusi untuk masyarakat. Program DP 0 bentuk komitmen keberpihakkan," ujar Anthony.

Anthony pun menuding Jokowi meniru DP 0 untuk PNS, TNI dan Polri karena DKI Jakarta telah sukses menerapkan program DP 0.

"Ini karena DP 0 Samawa (Solusi Rumah Warga) telah sukses diluncurkan di Jakarta, Presiden Jokowi segera mengklaim juga. Tapi tidak masalah, gagasan besar memang lahir dari pemimpin besar seperti Bang Sandi. Kalau program positif untuk kepentingan masyarakat wajib untuk dieksekusi," tutup Anthony.

Seperi diketahui, Presiden Joko Widodo akan menyediakan program rumah dengan dp 0% bagi para PNS, TNI dan Polri. Pemerintah melalui Kepala Badan Perencanaan Nasionl (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan sudah diajukan skema khusus DP 0% untuk mempercepat pengadaan rumah tersebut. (rls)


 

Editor: Rico Mardianto

Terkini

Terpopuler