Vaksin MR Masih Pro dan Kontra, Ini Kata MUI Riau

Selasa, 23 Oktober 2018 - 19:52 WIB

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Vaksin Measles Rubella (MR) saat ini masih menjadi pro dan kontra terkait persoalan halal-haram penggunaannya, hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Fatwa tentang vaksin MR. 

Dalam sosialisasi imunisasi MR bagi seluruh kepala RA, MI dan MTs negeri/swasta di Pekanbaru di aula kantor Kementerian Agama, Wakil ketua MUI Provinsi Riau Asyari Nur memyampaikan sekali lagi bahwa vaksin MR dibolehkan.

"Untuk itu MUI dipapah oleh Dinas Kesehatan mengambil alih fikih di fatwakan bahwa halal untuk faksin dalam kondisi darurat dan MUI itu hanya menyatakan halal tetapi tidak bisa memaksakan orang untuk memakai vaksin tersebut," ujarnya, Selasa (23/10/2018). 
 
Hal ini juga didukung oleh Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, agar mendukung dan menyosialisasikan tentang vaksin MR ini. 

"Marilah sama-sama menyosialisasikan ke orang tuanya murid dan masyarakat, agar masyarakat mengetahui masalah vaksin ini. Kalau sudah disosialisasikan, sudah dijelaskan, tapi orang tua atau masyarakat tetap tidak mau ya sudah, kita bisa apa," katanya.

"Kota kita Kota Pekanbaru merupakan kota terendah ke dua dari dua belas kabupaten yang ada di Riau mengenai penerapan vaksin MR ini, yakni hanya 22,75%," pungkasnya. 

Lanjutnya, manfaatkan waktu yang tersisa ini hingga akhir Oktober ini. Dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, puskesmas-puskesmas untuk menyosialisasikan mengenai vaksin ini.

Salah satu kepala sekolah MI Aulia Cendekia Pekanbaru Fadli sangat mendukung hal ini dan akan menerapkan sosialisasi ini di sekolahnya.

"Insya Allah kami terapkan, soalnya sudah yakin secara hukum, perspektif agama, juga dari pentingnya dari sisi kesehatan. Dan kami juga ingin setelah mengikuti sosialisasi ini bagaimana nanti anak-anak kami, anak didik kami, keluarga kami, bisa kami beri kejelasan tentang vaksin yang sudah dijelaskan dari ahlinya tadi. Dan saya berharap untuk orang tua, masyarakat agar kompak untuk ikut vaksin ini," ungkapnya. (mg3)

Editor: Rico Mardianto

Terkini

Terpopuler