Gaji Presiden Putin Dipangkas

Jumat, 06 Maret 2015 - 21:04 WIB
Gaji Presiden Putin Dipangkas

MOSKWA (HR)- Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (6/3), mengumumkan bahwa gaji dirinya dan sejumlah pejabat tinggi lain dipangkas hingga 10 persen. Hal ini dilakukan di tengah krisis ekonomi Rusia yang dipicu menurunnya nilai tukar rubel.
Selain Presiden Putin; PM Dmitry Medvedev, Jaksa Agung Yury Chaika, dan Ketua Komite Investigasi Alexander Bastrykin juga terkena pemotongan gaji sebesar 10 persen mulai 1 Maret hingga 31 Desember 2015. Demikian isi dekrit yang dikeluarkan Putin.
Pemotongan gaji juga berlaku bagi mereka yang bekerja di bawah kantor presiden dan dewan kementerian Rusia.
Langkah ini diambil kurang dari setahun setelah Kremlin mengumumkan besaran gaji Valdimir Putin. Sang Presiden, yang mengaku menjalani hidup hemat, mendapatkan gaji lebih rendah dari para menterinya pada 2013.
Perekonomian Rusia memburuk akibat sanksi yang diterapkan negara-negara Barat terkait peran negeri itu dalam mendukung pemberontak separatis di wilayah timur Rusia.
Krisis ekonomi Rusia diperparah dengan menurunnya harga minyak dunia yang berujung para anjloknya nilai tukar rubel hingga 50 persen terhadap dollar AS pada Desember.(kcm/ivi)

Editor:

Terkini

Terpopuler