Menelisik Peran Bhabinkmtibmas, dari Penyuluhan Narkoba Hingga Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 20 Juli 2017 - 20:52 WIB
Kasat Bimas Polres Inhu, AKP Arsyad memberikan bantuan bibit ikan dan Pakan ikan kepada Bigadir Syukri (Foto: RMC/Eka)
RENGAT (RIAUMANDIRI.co) - Sinergritas antara pihak kepolisian dengan masyarakat memang sangat dibutuhkan, hal itu dikarenakan keduanya saling berkaitan dalam menjaga kondusifitas di wilayah. Dalam hal ini, peran petugas kepolisian harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
 
Citra Kepolisian sering naik turun, isu tentang minimnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, akibat ulah oknum-oknum menyimpang, sering kali membuat institusi pimpinan Jendral Polisi Tito Karnavian ini dipandang tidak baik oleh masyarakat. Namun korp Bhayangkara ini berusaha menepis permasalahan terhadapp mereka dan berusaha untuk menjadi terbaik di tengah masyarakat.
 
Peran seorang Bhabinkmtibmas menjadi Garda terdepan bagi Polri untuk menjadikan kepeceryaan masyarakat terhadap Polisi dapat terus terjaga dan bahkan meningkat. Bhabinkamtibmas adalah petugas Polri yang bertugas di tingkat desa dengan mengemban fungsi pre-emtif,  yang dilakukan dengan cara bermitra dengan menyentuh langsung ke masyarakat desa binaannya.
 
Mulai dari penyuluhan-penyuluhan atau sosialisasi tentang Bahaya Narkoba dan penyuhan hukum lainnya, menjadi guru mengaji, sampai pada usaha untuk berperan dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat. 
 
“Peran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah masyarakat harus bisa menjadi teladan dan pelindung masyarakat di tingkat masyarakat terkecil yakni tingkat desa, Bhabinkamtibmas harus mendengar lebih jelas tentang segala hal yang menjadi keluhan di masyarakat binaannya," ungkap Bhabinkamtibmas asal desa Usul dan Seberida kecamatan Batang Gansal Inhu, Brigadir Syukri.
 
Dikatakannya, melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada Pelajar dan Masyarakat secara Intensif harus dilakukan karena situasi saat ini telah banyak peredaran Narkotika di Indonesia. Maka dari itu, untuk mencegah penyalahgunaan narkoba terutama dimulai dari wilayah terkecil, yakni Desa.
 
Diakuinya, penyuluhan tentang Narkoba sangatlah penting dan seorang Bhabin haruslah paham tentang apa yang akan disampaikan, terutama kepada siswa sebagai generasi penerus. "Mereka generasi penerus dan mereka harus diselematkan dari bahaya Narkoba ini," tegas bintara yang pernah bertugas di Satuan Narkobaa Polres Inhu itu.
 
Tidak itu saja, kata Syukri, seorang bhabin juga harus bisa maksimal menjadi panutan di masyarakat, terutama dalam pencegahan konflik. Tidak kalah pentingnya bahkan sangat penting bagaimana menjadi pelopor bagi peningkatan perekonomian masyarakat.
 
"Saya mulai mencoba dengan pembentukan kolam Ikan. Dimana kegiatan ini melibatkan para remaja di desa, agar mereka juga bisa berusaha untuk memanfaatkan lahan kosong di desa untuk bisa diijadikan tempat usaha, demi membantu ekonomi mereka," ungkap Syukri.
 
Syukri berharap, kedepan ada inovasi-inovasi lain yang bisa dilakukan, baik untuk mencegah Narkoba maupun untuk hal utama dalam peningkatan ekonomi masyarakat.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 21 Juli 2017
 
Reporter: Eka BP
Editor: Nandra F Piliang

Editor:

Terkini

Terpopuler