Pasar Sepeda Motor Matic Terus Meningkat

Senin, 23 Februari 2015 - 21:27 WIB
Sepeda Motor Matic

PEKANBARU (HR)- Penjualan sepeda motor matic di 2015 diperkirakan masih mendominasi. Karena, permintaan sepeda motor tanpa persneling ini memiliki pangsa pasar 4 kali lipat dari sepeda motor sport dan bebek. “Pangsa pasar motor matic tetap tinggi. Tetap jadi primadona,” ucap Regional Head PT CDN Riau Johan, Senin (23/2).
Dikatakanya, angka penjualan sepeda motor matic mencapai 80 persen dari total penjualan sepeda motor Honda. Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) ditahun 2014, Honda Beat merupakan series motor terlaris di Indonesia. Dengan total penjualan mencapai 1,9 juta unit atau meningkat menjadi 55 persen. Bahkan model Beat tetap menjadi tulang punggung bagi AHM, dan terbukti memimpin pangsa pasar nasional sebesar 64 persen.
“Dari 10 orang pembeli, 8 pasti pilih matic dan sisanya baru motor sport dan bebek. Hal ini dibuktikan karena sepanjang 43 tahun penjualan matic pada 2014 tercatat terbanyak,” ujarnya.
Menurutnya, sejak diluncurkan pada 2008 lalu, Honda Beat tetap menjadi pilihan bagi 7,7 juta konsumen. Hal ini disebabkan karena teknologi injeksi pada sepeda motor matic membuatnya hemat bahan bakar minyak. motor ini juga sangat ramah lingkungan. Walaupun harga bahan bakar minyak bersubsidi nantinya akan dikurangi, dia optimistis sepeda motor matic tetap diminati.
Menurutnya, penjualan sepeda motor matic akan tetap tinggi dan menduduki peringkat pertama pada 2015. Sehingga tak heran populasi pengguna matic semakin terlihat disetiap ruas jalan. Apalagi selain dikenal sebagai kendaraan yang ramah lingkungan, motor ini juga merupakan salah satu motor pelopor keselamatan bersepeda motor.
Motor matic juga cukup lincah dan gesit diajak bermanuver dalam kondisi macet, makanya tak heran untuk kebutuhan aktivitas keseharian motor matic cukup direkomendasi, terlebih yang membawa tas/bawaan berlebih. Motor matic sangat cocok sebagai salah satu motor keluarga untuk sekedar jalan-jalan keliling kota atau sekedar orang tua antar jemput sekolah anak. Selain praktis, motor matik juga mantab untuk bermanuver dalam kondisi bobot yang berat.
"Di tahun ini kita tetap mentargetkan penjualan diatas 10 persen, dengan kontribusi matic menjadi 72 persen,"tuturnya.
Selain jenis matic, Johan menambahkan bahwa sepeda motor sport juga terus mengalami pertumbuhan penjualan. Sebelumnya pangsa pasar penjualan sepeda motor sport hanya 5-10 persen, namun kini meningkat menjadi 15-20 persen. Hal yang sama juga terjadi pada penjualan sepeda motor bebek," ungkap Johan.(nie)

Editor:

Terkini

Terpopuler