DPR Lakukan Persiapan Sambut Raja Salman

Jumat, 24 Februari 2017 - 22:47 WIB
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (dok. RMC)
JAKARTA (RIAUMANDIRI.co) – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meninjau berbagai persiapan untuk penyambutan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud yang akan berkunjung ke Gedung DPR tanggal 2 Maret mendatang. Fahri mengatakan, persiapannya sudah 70 persen. 
 
“Persiapannya sudah 70 persen, kita masih punya waktu satu minggu. Mudah-mudahan pekan ini sudah selesai. Sehingga hari Senin nanti bisa dilakukan gladi bersih,” kata Fahri, Jumat (24/2).
 
Fahri menjelaskan, Raja Salman akan tiba di Gedung DPR pukul 13.00 WIB, Kamis, 2 Maret 2017 mendatang. Persiapan khusus untuk menyambut Raja Salam juga sudah dikoordinasikan dengan protokol.
 
“Diharapkan sebelum jam 1 undangan sudah siap di ruangan. Karena usianya sudah mencapai 80 tahun, maka kita juga telah melakukan penyiapan khusus terkait sistem keamaan beliau sebagai raja dari negara berdaulat,” ujarnya.
 
Lebihlanjut Fahri menjelaskan, Raja Salman nanti akan berpidato khusus mengenai hubungan Indonesia dengan Arab. Hal tersebut seperti mengulang 47 tahun lalu ketika Raja Faisal datang ke Gedung DPR dan berpidato di tempat di mana besok Raja Salman akan berpidato.
 
“Beliau akan mengulang apa yang dikatakan Raja Faisal dulu bahwa hubungan antara Indonesia adalah hubungan lama. Ini untuk mengingatkan hubungan kedua negara ini sangat dekat. Kedatangannya adalah hal yang baik di tengah dunia yang penuh blok, kita perlu banyak teman untuk menghadapi krsis dunia baik di bidang politik keamanan dan juga ekonomi,” imbuhnya.
 
“Tentang Islam juga, karena apapun Saudi adalah satu Kerajaan Islam, diantara yang memiliki simbol-simbol keagaamaan paling banyak. Karena simbol suci agama yaitu Mekkah dan Madinah adanya di Arab,” lanjutnya.
 
Fahri menegaskan Indonesia dengan Saudi memang sulit dipisahkan tidak saja secara formal kenegaraan tetapi juga karena ada hubungan emosional. Saudi Arabia dan Indonesia sama-sama dua negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dengan jumlah penduduk yang besar.
 
Pimpinan DPR Korkesra itu juga mengatakan, DPR sudah mengirim undangan kepada MPR, DPD, beberapa Kementerian/ Lembaga, Duta besar negara sahabat yang tergabung dalam Organisasi Konfensi Islam (OKI), beberapa Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, Rektor Universitas, dan juga Kaum Cendikiawan untuk mendengarkan pesan yang disampaikan Raja Salaman. 
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 25 Februari 2017
 
Reporter: Syafril Amir
Editor: Nandra F Piliang

Editor:

Terkini

Terpopuler