Pemdes Sungai Dusun Rehab Posyandu Gunakan DMIJ

Jumat, 30 Desember 2016 - 14:47 WIB
PUSTU SUNGAI DUSUN (Foto: Agus)
TEMBILAHAN (Riaumandiri.co) - Pelaksanaan kegiatan Posyandu di Desa Sungai Dusun, Kecamatan Batang Tuaka, Indragiri Hilir (Inhil) pagi itu tampak lebih berbeda. Sekitar dua puluhan anak yang memang rutin mengikuti kegiatan tersebut setiap bulannya, kini lebih riang bermain, berlarian kesana-kemari dalam ruangan yang memang tak seberapa besar itu.
 
"Alhamdulillah bang, kini kami tak cemas lagi melepas anak bermain di sini. Lantai kayu yang dulu banyak berlubang kini telah tak ada lagi. Semua sudah diganti nampaknya," ucap salah seorang ibu dari anak peserta Posyandu tersebut, saat didatangi riaumandiri.
 
Dijelaskan Edi Sasmita, Pjs Kepala Desa Sungai Dusun, gedung yang merupakan Gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) tersebut, memang baru saja direhab. Rehab itu katanya, memang perlu dilakukan karena sejak dibangun pada 2005 lalu tak pernah ada lagi perawatan.
 
"Hampir sebelas tahun sudah, jadi maklum sajalah bentuknya dah macam mana. Makanya kami lakukan rehab ini. Seluruh papan lantai kami ganti, dinding dari papan kami ganti dinding beton, atap dari seng kami ganti dengan genteng, pintu ganti, jendela ganti, dek ganti, teras ganti, WC, kamar pasien, kamar tunggu juga kami perbaiki. Alhamdulillah kini lebih baik bentuknya," sebut Edi.
 
Saat ini terangnya, hanya tongkat tiang saja yang belum diganti. Tapi kondisinya memang masih cukup layak untuk dipakai. Sehingga rencana semula yang ingin membangun gedung baru akhirnya cukup direhab saja.
 
"Memang belum diganti, tapi kemarin itu saat kita survey memang masih layak. Makanya cuma direhab saja. Jadi anggaran yang kita miliki dapat dialokasikan ke yang lain pula. Dan rehab tu seluruhnya memakai dana Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ)," katanya.
 
Pemerintah Desa Sungai Dusun kata Edi, memang sangat mengapresiasi program DMIJ. Dikatakannya program tersebut sangat jitu dan bisa menjawab permasalahan yang ada di desa, khususnya pembangunan dan kesejahteraan tatanan pemerintahan.
 
"Dari segi aspek pembangunan kita sudah tidak malu-malu lagi untuk mengumbar pertanyaan dari masyarakat untuk dijadikan sebuah wujud aspirasi. Kami bisa menampung usulan dan insya Allah bisa segera kita prioritaskan. Kalau dahulu kami sangat segan dan malu karena takut dibilang memberikan harapan tanpa wujud realisasi," paparnya tersenyum.
 
Selain itu lanjut Edi, program ini juga memberikan perhatian besar terhadap perangkat desa, sehingga memotivasi untuk kinerja, tidak ada lagi perangkat yang malas-malasan dan tidak mau bekerja, karena diberi insentif yang sudah mencukupi.
 
Berbagai kegiatan diluar pemerintahan, sambungnya, juga dapat terlaksana dengan baik. Sebut saja seperti posyandu, PAUD, Magrib Mengaji, seluruhnya tercakup dengan dana besar dari DMIJ.
 
"Intinya kita sangat berharap agar Program DMIJ tersebut dapat terus dilaksanakan oleh Pemkab Inhil. Sehingga segala kegiatan yang kini telah berjalan di desa tak terhenti. Lihat saja Posyandu ini, masyarakat tentu sangat senang karena dapat memeriksakan anak-anak balita mereka dengan gratis. Belum lagi PAUD yang membuat anak-anak lebih aktif di usia dini, serta Magrib Mengaji yang membuat masjid kita selalu ramai," pungkas Edi. 
 
Reporter: Agozt Inhil
Editor: Nandra F Piliang

Editor:

Terkini

Terpopuler