Duel, Seorang Pelajar Tewas

Sabtu, 01 Oktober 2016 - 08:27 WIB

PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co)-Dua pelajar di Pekanbaru terlibat duet yang berujung maut. Perkelahian tersebut hanya dipicu emosi setelah saling berpandangan sinis.

Dua pelajar yang terlibat duel tersebut yakni, Dendi Onwesli (15) dan Perdinan (16) sesaat setelah keduanya pulang sekolah, Jumat (30/9) pukul 11.30 WIB siang.


Akibat duel fisik tersebut, salah satunya yakni Dendi Onwesli harus meregang nyawa. Korban yang merupakan pelajar SMP Bukit Raya itu diduga tewas karena mengalami luka dalam akibat pukulan dari pelaku yang merupakan pelajar SMK Zamrat Pekanbaru.


Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Toni Hermawan menjelaskan, duel maut itu sendiri bermula ketika kedua remaja tersebut mampir di sebuah warnet di Jalan Sialang Bungkuk, Kecamatan Tenayan Raya seusai pulang dari sekolah.


Di TKP itulah, entah apa penyebabnya, korban maupun pelaku kemudian saling berpandang sinis sehingga membuat mereka berdua sama-sama emosi.
"Awalnya pelaku dan korban mampir ke warnet di TKP saat pulang sekolah. Di sanalah mereka lalu berkelahi satu lawan satu. Penyebabnya gara-gara saling berpandangan sinis. Korban mengalami luka dalam di ulu hatinya karena dipukul oleh pelaku," ujarnya saat melihat jenazah korban di RSUD Arifin Achmad.


Menurut pamen yang tenar dengan sapaan Toher tersebut, sebelum meninggal dunia, korban sempat dibawa oleh teman-temannya menuju rumah sakit. Tapi di perjalanan, korban tiba-tiba terjatuh dari sepeda motor.


Melihat kondisi korban semakin melemah, yang bersangkutan pun batal dibawa ke rumah sakit dan langsung dilarikan ke klinik bidan terdekat.
"Sesampainya di klinik itu, korban mendadak muntah-muntah,

Duel
tak berapa lama kemudian korban akhirnya meninggal dunia. Saat itu pelaku yang juga sama-sama masih berstatus pelajar sudah kita amankan di Polsek Tenayan Raya. Sedangkan jasad korban sudah berada di RSUD Arifin Achmad. Kita akan lakukan otopsi untuk mengetahui lebih jelas penyebab tewasnya korban," singkatnya didampingi, Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Indra Rusdi.(rtc/hai)

Editor:

Terkini

Terpopuler