Kembali ke Setting Awal

Kamis, 15 September 2016 - 09:07 WIB
Dani Pedrosa

AALST (RIAUMANDIRI.co) - Banyak yang tidak menyangkan bahwa rider Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, bisa menguasai balapan di GP San Marino di Sirkuit Misano, Italia. Pasalnya, pembalap 31 tahun itu kerap mengalami musibah sepanjang 2016.


Penyebabnya adalah beberapa eksperimen yang dilakukan Honda untuk motor RC213V miliknya. Hal itu yang dinilai membuat Pedrosa gagal menunjukkan tajinya sebagai pembalap kenamaan dunia.


Namun Pedrosa dan tim akhirnya memutuskan untuk kembali ke setting-an lama pada motornya. Ternyata, hal itu berdampak sangat positif bagi gaya membalap The Little Spaniard julukan Pedrosa saat mentas di Misano.


Memulai balapan dari posisi delapan, nyatanya Pedrosa mampu melejit hingga menyentuh garis finis di tempat pertama. Ia pun sukses meraih kemenangan perdana sejak GP Malaysia pada 2015.


“Jadi kami kembali dan akhirnya benar-benar menggunakan setting-an awal. Jadi saya merasa sangat nyaman. Kami memutuskan untuk kembali ke awal dan mengakhiri eksperimen. Tujuan kami adalah untuk bekerja dengan motor yang sama,” jelas Pedrosa, seperti dilansir Speedweek, dikutip okezonesport, Rabu (14/9). (okz/ril)

Editor:

Terkini

Terpopuler