Kapal Nelayan Tenggelam, Satu Hilang, Tujuh Selamat

Jumat, 05 Agustus 2016 - 14:30 WIB
Gelombang tinggi di perairan sekitar Pulau Kasiak, Pariaman, menghantam kapal nelayan.

Pariaman (riaumandiri.co)-Sebuah kapal bagan milik nelayan tenggelam di perairan sekitar Pulau Kasiak, Kota Pariaman, Sumatera Barat, akibat dihantam gelombang tinggi, Kamis (4/8)dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Yaminu Rizal di Pariaman, Kamis, mengatakan, kapal bagan merek Isabela tersebut tenggelam sekitar tiga mil dari Pulau Kasiak.

"Tujuh anak buah kapal (ABK) ditemukan dalam keadaan selamat, namun satu orang atas nama Ilun (56) belum ditemukan hingga saat ini," kata dia.
Ia mengemukakan sekitar pukul 01.00 WIB nakhoda kapal sempat berkomunikasi melalui telepon genggam untuk meminta bantuan kepada pemilik kapal yang berada di daratan, karena kapal dalam keadaan darurat.

Setelah menerima informasi itu pemilik kapal langsung mengirimkan bantuan untuk mencari para ABK tersebut.
"Para kru yang mencari tidak berhasil menemukannya, namun para ABK baru ditemukan pagi hari sekitar pukul 06.00 Wib di sekitar Pantai Sungai Limau, Kabupaten Padangpariaman," jelasnya.

Tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, Satpol-PP, Kodim 0308, Kamla, masyarakat sekitar dan ABK yang selamat turut membantu mencari Ilun namun belum ditemukan.
Sementara itu nakhoda kapal Eprengki (30) mengatakan kejadian naas tersebut diawali cuaca buruk dan ombak besar yang menghantam bagian depan kapal sehingga mengalami rusak parah.

"Sekitar satu jam sebelum kapal tenggelam kami memang masih sempat meminta bantuan kepada pemilik kapal melalui telepon genggam," jelasnya.
Mengetahui kondisi kapal akan tenggelam para ABK langsung berkumpul untuk menyiapkan rakit darurat untuk menyelamatkan diri.
"Kami bertujuh sempat berkumpul bersama sebelum terjun ke laut dan menggunakan alat seadanya seperti papan fiber, namun satu di antara kami terpisah pada waktu itu," tambahnya. (ant/azw)

Editor:

Terkini

Terpopuler