23 Klub U-15 dan U-12 Berlaga

Senin, 21 Maret 2016 - 09:43 WIB
Pertandingan sepak bola dalam rangka HUT Desa Pandau Jaya, Kampar, Kecamatan Siak Hulu

KAMPAR (riaumandiri.co)-Sebanyak 23 klub kelompok U-15 dan 8 klub kelompok U-12 akan berlaga dalam rangka HUT Desa Pandau Jaya, Kampar, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar berlaga di lapangan aepakbola PS PMB, Jalan Sengon Raya. Kick off dilakukan Muhammad Amin, Minggu (20/3)  dari Apindo Riau.

Yang menarik dari sekedar turnamen sepakbola yang digelar oleh persatuan sepak bola yang pernah menorehkan prestasi sebagai salah satu kesebelasan yang terdaftar pada Divisi I PSSI ini. Pada upacara pembukaan ini juga menghadirkan Ester dari Lembaga Perlindungan Anak yang menyempatkan diri hadir mendukung turnamen sepakbola.

Ibu cantik ini dengan semangat mengatakan, ini adalah salah satu upaya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat agar bisa menyosialisasikan program LPA Stop Kekerasan Terhadap Anak'.

Sementara itu, Muhammad Amin dari Apindo Riau yang juga memberikan bantuan dana untuk pertandingan ini menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh pemuda Pandau Jaya ini. Dia berjanji, akan membangun mini stadion di Desa Pandau Jaya.
"Saya ingin berbuat lebih di sini dan saya akan mendukung dengan membangun stadion mini soccer disini," tegasnya. Para perangkat RT RW langsung menyambut dengan tepuk tangan meriah.

Rozita selaku manajer klub PS PMB dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan para sponsor dan seluruh lapisan masyarakat Pandau untuk mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

"Saya berterima kasih atas dukungan semua masyarakat Pandau Jaya dan sponsor," ujar Rosita.
Ia menyampaikan juga, meski pun seorang wanita sebagai manajer sepakbola, tapi prestasi PS PMB selama ini cukup membanggakan.

"Antara lain pemain PS PMB pernah menjuarai turnamen-turnamen bergengsi dari mulai Piala Angkasa Pura -18, bahkan pemain PS PMB pernah terpilih menjadi pemain pada Divisi Utama PSSI," tuturnya.

Vakumnya kegiatan PS PMB sempat terhenti bukan karena ketidakbecusan pengurus, akan tetapi karena sebagian pemain PS PMB yang diambil untuk main di Divisi Utama tidak boleh lagi bermain di divisi I.

 Sehingga perlu waktu lagi untuk regenerasi.
"Sekarang kami ingin bangkitkan kembali generasi baru untuk kembali menorehkan prestasi agar Desa Pandau Jaya, kembali berjaya di dunia persepakbolaan khususnya di Riau," pungkasnya.(mel)

Editor:

Terkini

Terpopuler