APBD 2016 Ditarget Akhir November

Rabu, 18 November 2015 - 08:54 WIB
Ilustrasi

PEKANBARU (HR)-Setengah mengesahkan APBD Perubahan Riau tahun 2015 sebesar Rp11,387 triliun, DPRD Riau sudah ditunggu tugas lain, yakni pengesahan APBD Riau murni tahun 2016. Untuk pengesahannya, DPRD Riau mematok target sudah bisa dilakukan paling lambat pada akhir November ini.

APBD
Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 37 Tahun 2014, pengesahan APBD murni 2016 paling lambat dilaukan November atau sebulan sebelum penggunaan anggaran sebelumnya berakhir.

"Aturannya memang begitu. APBD 2016 harus disahkan paling lambat 30 November atau sebulan sebelum penggunaan anggaran berakhir. Jika terlambat, sanksinya juga ada. Di antaranya, hak-hak kepala daerah dan DPRD tidak dibayar selama enam bulan," ungkap Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman, Selasa (17/11).

Untuk mengejar target itu, saat ini Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Riau sudah mulai melakukan penghitungan untuk sektor pendapatan. "Selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pembahasan sektor belanja dan pembiayaan," terangnya.

Sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan Banmus DPRD Riau, pengesahan APBD Riau murni 2016 dijadwalkan pada 26 November. "Namun, itu nantinya tergantung pada pembahasan, mudah-mudahan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan," tambahnya.

Menurutnya, jika komunikasi semua pihak yang terlibat, baik Banggar dan TAPD berjalan baik, dan komit serta konsisten, maka pembahasannya tidak akan memakan waktu yang lama.

Optimis di Atas 50 Persen

Sementara itu, Pemprov Riau telah menyerahkan draf APBD Perubahan tahun 2015 ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sesuai aturan, hal ini dilakukan dalam rangka evaluasi. Seiring dengan hal itu, Pemprov Riau juga mulai menyusun rencana untuk menjalankan APBD P bersama seluruh SKPD.

"Paralel dengan evaluasi oleh Mendagri, Sekda mengadakan rapat bersama SKPD, bagaimana menjalankan APBD ini. Supaya bisa digunakan secara efektif dan akuntable," ujar Plt Gubri, Andi Rachman.


Untuk target realisasi APBD Riau hingga akhir tahun 2015 ini, Plt Gubri mengatakan, pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin. Dengan waktu yang hanya menyisakan 1,5 bulan ini, Plt Gubri tetap optimis realisasi bisa di atas 50 persen.

"Untuk realisasi sekarang sudah mencapai 40 persen. Tentu kita akan mengoptimalkan penyerapan APBD," jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan bantuan keuangan (Bankeu) yang masih mendapat instruksi oleh anggota DPRD Riau, pada rapat paripurna pengesahan APBD P, Plt Gubri mengatakan, Bankeu yang sudah disahkan akan bisa dijalankan sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. "Jalan tetap jalan, yang penting kita tidak melanggar aturan," ujarnya. (rud, nur)
 

Editor:

Terkini

Terpopuler