BPBD Imbau Warga dan Perusahaan Cegah Karlahut

Selasa, 10 November 2015 - 09:09 WIB
Ilustrasi

PANGKALAN KERINCI (HR)-Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan pemadam  kebakaran Kabupaten Pelalawan Hadi Penandio mengingatkan agar dapat mewaspadai serta mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan di daerah.

Imbauan ini disampaikan Hadi Penandio, Senin (9/11) kemarin di ruang tunggu kantor Bupati Pelalawan. Alasannya menyampaikan imbauan tersebut selain dapat diminimalisir terjadinya karhutla serta dapat memberikan kesadaran bagi semua masyarakat terhadap bahaya karhutla.

Selain kedua alasan tersebut, Hadi juga menyampaikan dari hasil prakiraan cuaca di daerah sesuai dari pengamatan BMKG musim hujan di perkirakan akan berakhir sampai pertengahan bulan Januari 2016.

Menurutnya, akhir bulan Januari sebelumnya masih ada curah hujan, namun kali ini pada akhir Januari tahun depan diperkirakan akan mengalami kemarau panjang sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi karlahut.

"Jadi kita memprediksi sesuai dari hasil prakiraan cuaca di daerah kita, sepertinya musim kemarau akan datang lebih awal tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dan di perkirakan pertengahan Januari sampai akhir Januari ke atas di daerah kita akan mengalami musim kemarau panjang, makanya kita minta warga dan perusahaan serta para pemilik lahan untuk dapat meng antisipasi terjadinya karlahut di daerah kita," kata Hadi Penandio.

Hadi menambahkan berdasarkan pengalaman sebelumnya, untuk proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan sepertinya bisa diatasi kalau semua pihak mau bekerja sama tanpa mengesampingkan lahan siapa yang terbakar.

Selain itu kurangnya kesadaran dan kekompakan dalam penangan karhutla dianggap sebagai faktor penyebab lambannya penanganan pemadaman apa lagi dengan adanya keterbatasan sumber pasokan air untuk pemadaman menjadikan upaya pemadaman sering terhambat.

"Jadi kita sangat mengharapkan upaya pencegahan kali ini bisa diatasi dengan menjalin kekompakan antara masyarakat, perusahaan serta pemilik lahan, selain itu juga diharapkan kepada perusahaan dapat membuat embung air yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk disedot airnya saat melakukan proses pemadaman," imbuhnya.(pen)

Editor:

Terkini

Terpopuler