TP-PKK Tampilkan Drama Demam RTMPE

Rabu, 19 Agustus 2015 - 14:54 WIB
Ilustrasi

BANGKINANG (HR)-Malam resepsi kenegaraan yang dihadiri oleh seluruh kalangan yang ada di Kabupaten Kampar biasanya terlihat hening. Namun pada malam resepsi kenegaraan HUT ke-70 RI seluruh tamu yang hadir terlihat sumringah karena pada malam tersebut TP-PKK Kampar menontonkan drama singkat Rumah Tanggah Madiri Pangan dan Energi.

Acara ini digelar  di halaman Balai Bupati Kampar, Senin (17/8) malam. Tampak sejumlah tokoh hadir di antaranya H Azali Djohan, anggota DPR Riau Hj Eva Yuliana, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, Dandim 0313 KPR Letkol Inf Yudi Prasetio, Kapolres Kampar AKBP Ery Afriyono, Ketua KNPI Kampar Rahmat Jefary Juniardo, Sekda Kampar Zulfan Hamid, para asisten, staf ahli, para kepala dinas, badan dan kepala kantor, camat serta ratusan masyarakat.

Pementasan drama singkat mengangakat program RTMPE di bawah binaan Hj Eva Yuliana yang juga ketua TP PKK Kampar dengan sutradara Marwan, Koordinator Yusnarni. Sedangkan para pemain antara lain H Yusak sebagai Roman, Syamsul Rizal sebagai Amar, Nurmi sebagai Suna, Mama Donce sebagai Amak, Indra Susilawati sebagai Siti, Kasmiwati sebagai Khodijah, Lindawti sebagai Fatimah.

Dalam cerita tersebut, Roman merupakan suami dari Suna yang memiliki dua anak siti dan linda yang sehari-hari kerjanya serabutan. Akan setiap minggunya Suna terus ngomel-ngomel ulah Roman tidak cukup memberikan uang untuk keperluan dapur. Roman yang masih tinggal bersama mertua Donce tidak tau kalau sekarang ada namanya program RTMPE yang dibuat Pemkab Kampar untuk menzerokan kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh.

Sementara Amar merupakan masyarakat yang mengikuti pelatihan P4S Kubang Jaya selama dua minngu, usai pelatihan amar mengajukan permohonan pinjaman dana bergulir melalui PD BPR Sarimadu untuk membuat RTMPE. Berjalan setahun Amar dan isterinya Kholidah sudah memiliki penghasilan Rp15 juta/bulan, bahkan Aman dan Isteri sudah mendaftarkan dirinya untuk naik haji.

Mendengar imformasi dari Amar, Roman pun berniat untuk mengikuti pelatihan P4S di Kubang Jaya dan meminta persetujuan dari Suna istrinya. Sementara dua orang anak Roman pun bertanya kepada Amar program apa pula yang ada untuknya. Amar pun menjelaskan bahwa saat ini untuk para ibu-ibu rumah tangga ataupun anak-anak putus sekolah memberikan bimbingan belajar jahit menjahit PKBM Bina Insan Kubang Jaya dengan gratis bahkan diberikan pulan uang saku.

Jefry Noer, yang menyaksikan langsung drama singkat tersebut langsung memberikan apresiasi kepada para pemain. "Semoga dengan pementasan drama tersebut, para masyarakat kampar bisa lebih memahami pentingnya tahu apa sebenarnya RTMPE dan bagaimana dahsyatnya RTMPE untuk kemajuan Kampar kedepan," ungkap Jefry.

Usai acara Jefry Noer juga menyerahkan hadiah dan penghargaan di antaranya pemenang UPTD Puskesmas berprestasi diraih UPTD Tapung Perawatan, dokter berpestasi diraih oleh dokter Muhammad Ikhsan dari UPTD Perhentian Raja, tenaga keperawatan berprestasi Dadang Junaidi dari UPTD Perhentian Raja, tenaga penyuluh kesehatan berprestasi Linda Fitriani, dari Puskesmas Kampar Utara dan tenaga gizi berprestasi Yusfin Ajriani dari Puskesmas III Siak Hulu.(adv/hms)

Editor:

Terkini

Terpopuler