Masyarakat Beringin Taluk Dambakan Bendungan Baru

Rabu, 19 Agustus 2015 - 11:16 WIB
Selain tercemar limbah aktivitas PETI, kondisi bendungan di Desa Beringin Taluk mengalami kerusakan yang cukup parah dan masyarakat berharap dibangun baru.

TELUKKUANTAN (HR)-Petani ikan Desa Beringin Taluk, Kuantan Tengah mengadukan kondisi salah satu bendungan kepada anggota DPRD Raden terkait bendungan yang rusak. Sehingga mengganggu pasokan air menuju kolam petani.

Akibat kerusakan tersebut membuat petani merugi ratusan juta, karena air baku bendungan mengalami kekeringan. "Masyarakat menginginkan agar bendungan segera dibangun baru, tidak dilokasi yang lama tapi di lokasi yang baru," kata anggota DPRD Raden, Selasa (18/8).

"Setelah kita tinjau, kondisinya memang rusak parah mungkin diterpa banjir. Sehingga tidak memungkinkan lagi bangunan bendungan ini dipertahankan," katanya.

Sejak bendungan ini ambruk dan hancur, kolam-kolam ikan petani mengalami kekeringan, karena irigasi bendungan sudah tidak berfungsi lagi. "Kalau bendungan ini bisa difungsikan tentu petani aman mengisi kolam kembali," katanya.

Kalau sekarang petani mengeluh kondisi air. Sejak bendungan ambruk air tidak mengalir dan mengalami kekeringan. "Satu-satunya jalan bendungan ini harus dipindahkan dan dibangun baru kembali," katanya.

Menurutnya, masyarakat sangat antusias untuk budidaya ikan dan semangatnya cukup tinggi. Untuk itu, perlu dukungan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air.

"Jangan sampai, kolam yang ada saat ini berubah fungsi. Berharap pemerintah membangun bendungan baru," harapnya. (rob)

Editor:

Terkini

Terpopuler