Real Count KARIB, Syam-Edy Makin Kokoh di Puncak

Real Count KARIB, Syam-Edy Makin Kokoh di Puncak

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Perolehan suara pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 1, Syamsuar-Edy Nasution pada Pilgubri 2018, makin kokoh di puncak. Tidak hanya unggul pada quick count yang ditaja lembaga survei PolMark Indonesia, pasangan Syam-Edy juga berjaya meraup suara terbanyak pada real count yang dilakukan oleh tim Koalisi Riau Bersatu (KARIB).

Hingga pukul 21.55 WIB, suara yang masuk sudah mencapai 1.864.041 dari 10.547 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Untuk TPS sesuai ketentuan KPU sendiri adalah sebanyak 12.054.

Dari suara yang sudah masuk, Syamsuar-Edy Nasution meraih suara tertinggi yaitu 39,19 persen (730.596 suara), diikuti oleh Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 24,05 persen (448.318 suara), kemudian Firdaus-Rusli Effendi 19,99 persen (372.634) dan yang terakhir adalah pasangan Lukman Edy-Hardianto 16,76 persen (312.493 suara).


Ketua KARIB Irwan Nasir mengatakan, penghitungan real count ini dilakukan untuk memberikan informasi terbuka, transaparan dan akuntabel kepada masyarakat.

"Ini juga sebagai upaya untuk bersama-sama mengawal Pilkada agar jujur dan adil," ujar Irwan, Kamis (28/6/2018).

Selain itu, lanjut Irwan, pihaknya sebagai partai pendukung pasangan Syamsuar-Edy Nasution sengaja ingin menyajikan demokrasi yang dinamis kepada masyarakat.

"Hasil real count yang kami lakukan ini bisa langsung diakses di realcount.net. Masyarakat bisa langsung melihat pergerakan perhitungan. Karena memang sampai sekarang, data masih belum seluruhnya masuk. Setiap waktu akan terus berubah hingga nanti akhirnya sampai 100 persen," katanya.

Lanjut Irwan, sebelumnya PolMark Indonesia juga sudah melakukan hitung cepat (quick count) dan hasilnya pasangan Syamsuar-Edy Nasution adalah pemenang Pilgubri 2018.

"Dan Alhamdulillah di perhitungan KARIB, pasangan Syamsuar-Edy Nasution juga adalah pemenang Pilgubri 2018," ungkapnya.

"Perhitungan ini hanya informasi awal dan bukanlah hasil akhir Pilgubri 2018," ujarnya. (rls/ral)