Indahnya Gunung Rinjani

Indahnya Gunung Rinjani
LOMBOK (riaumandiri.co) -  

Keindahan Gunung Rinjani Tidak Ada Habisnya, Ada banyak Tempat-tempat cantik  di Gunung Rinjani yang dapat kita kuncing, terutama buat para pencinta alam dan para pendaki.

Gunung Rinjani Merupakan salah satu gunung di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Anak Gunung Rinjani yang meletus sempat membuat penerbangan menuju Bali, Lombok, dan Banyuwangi tertunda akibat sebaran abunya yang tertiup angin. Gunung Rinjani terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dengan ketinggian 3.726 mdpl menjadikan Rinjani sebagai gunung api ke-3 tertinggi di Indonesia. Statusnya sebagai gunung vulkanis tidak membuat para pecinta alam berhenti untuk mendaki dan menikmati pemandangan dari puncak Rinjani.

Gunung Rinjani ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 hektar. Yang menjadikan istimewa adalah keberadaan Danau Segara Anak yang mempesona.

Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang ke arah timur dan barat. Di kaldera ini terdapat Danau Segara Anak seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m.

Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam. Di Segara Anak banyak terdapat ikan mas dan mujair sehingga sering digunakan untuk memancing.

Bagian selatan danau ini disebut dengan Segara Endut. Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (atau Gunung Barujari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan ketinggian 2.296 - 2376 m dpl.

Gunung kecil ini terakhir aktif/meletus sejak tanggal 2 Mei 2009 dan sepanjang Mei, setelah sebelumnya meletus pula tahun 2004. Jika letusan tahun 2004 tidak memakan korban jiwa, letusan tahun 2009 ini telah memakan korban jiwa tidak langsung 31 orang, karena banjir bandang pada Kokok (Sungai) Tanggek akibat desakan lava ke Segara Anak.

Sebelumnya, Gunung Barujari pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus pembentukannya), 1966, dan 1994. (tdk/ivn)