Tindak Lanjuti Pemekaran PelSel

FKP3S Koordinasi dengan Anggota DPR RI

FKP3S Koordinasi dengan Anggota DPR RI

BANDAR PETALANGAN (riaumandiri.co)-Forum Komunikasi Pemuda dan Pemudi Pelalawan Selatan (FKP3S) yang sempat vakum dalam pergerakan, kini kembali mulai fokus dalam upaya pemekaran wilayah di Kabupaten Pelalawan.

Awalnya, melalui forum ini sempat melejit untuk upaya pemekaran Kabupaten Pelalawan Selatan.

Ketua Forum Komunikasi Pemuda dan Pemudi Pelalawan Selatan, Agustiar didampingi Sekretaris, Syaharuddin, mengatakan, dalam waktu dekat ini akan mengadakan koordinasi dengan anggota DPR RI, Lukman Edi, membicarakan tindak lanjut pemekaran wilayah.

"Jadi, wadah ini sempat eksen saat proses Pilkada serentak kemarin, namun setelah itu vakum tanpa ada kegiatan nyata dilapangan.

 Untuk itu, kini forum kembali fokus dalam upaya memekarkan Kabupaten Pelalawan Selatan yang terdiri dari enam kecamatan, yakni Kecamatan Bunut, Pangkalan Kuras, Bandar Petalangan, Pangkalan Lesung, Ukui dan Kerumutan," jelas mantan anggota DPRD tiga periode dan mantan Ketua DPRD Pelalawan ini, Senin (7/3).

Dilanjutkan mantan politisi Golkar yang mencoba peruntungan di partai politik Perindo Pelalawan ini (Ketua DPD Perindo Pelalawan), sebelum melakukan pertemuan dengan anggota Komisi II DPR RI, Lukman Edi, maka forum akan melakukan pertemuan dengan lintas tokoh enam kecamatan untuk menyatukan persepsi.

"Dalam waktu dekat ini kita akan menggelar pertemuan terlebih dahulu dengan para tokoh enam kecamatan, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, cerdik pandai hingga tokoh lintas suku yang termaktub dalam wilayah Pelalawan Selatan ini.

 Kita juga akan bentuk struktur Badan Pekerja Pemekaran Kabupaten Pelalawan Selatan ini," ujar Agustiar.

Senada ditambahkan oleh Sekretaris FKP3S, Syaharuddin yang akrab disapa Ojhien ini, setelah panitia atau badan pekerja ini terbentuk dalam struktural, maka akan jelas progres kerjanya dan kemudian hasil nya akan dibicarakan lebih lanjut bersama anggota Komisi II DPRI, Lukman Edi.

"Intinya, menyatukan persepsi dengan para tokoh enam kecamatan ini terlebi dahulu.

 Setelah badan pekerja ini terbentuk dan terstruktural, maka kita juga akan bersosialisasi secara masif, terstruktural dan sistematis ke tengah masyarakat enam kecamatan ini.

Barulah, akan ditindaklanjuti dan didudukkan bersama dengan anggota DPR RI," pungkas Ojhien.***