10 Hari Pelaksanaan Ops Zebra, Ribuan Pelanggar Ditindak Petugas

10 Hari Pelaksanaan Ops Zebra, Ribuan Pelanggar Ditindak Petugas

Riaumandiri.co - Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru mencatat 2.005 pelanggar lalulintas hingga hari ke sepuluh pelaksanaan Operasi Zebra Lancang Kuning 2023, pelanggaran itu baik berupa penindakan tilang ataupun penindakan berupa teguran.

Hal itu diutarakan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian melalui Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Birgitta Atvina Wijayanti, Kamis (14/9). Ribuan pelanggaran itu pun dirincikan olehnya, yakni 431 pelanggar ditindak secara tilang elektronik dan tilang mobile.

“Para pengendara yang mendapat sanksi tilang rata-rata melakukan pelanggaran kasat mata diantaranya, tidak menggunakan helm, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang melanggar marka jalan serta pelanggaran kasat mata lainnya,” jelasnya.


Sementara itu, ada pula pelanggaran oleh pengemudi mobil. Pelanggaran terbanyak pada roda empat ini adalah tidak menggunakan safety belt. “Serta menggunakan handphone saat mengemudi,” sambung Kompol Birgitta.

Selain penindakan tilang, tambah Kasat, pihaknya juga melakukan teguran terhadap para pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas. “Tercatat, ada sebanyak 1.174 pelanggar yang kita beri teguran,” ulasnya.

Sementara, untuk angka kecelakaan lalulintas selama Operasi Zebra Lancang Kuning 2023 sebanyak 3 kasus kecelakaan yang terjadi. “Tiga kasus kecelakaan tersebut terjadi diawal-awal pelaksanaan operasi zebra kemaren,” paparnya lagi.

Ditambahkannya, bahwa selain melakukan tindakan penilangan melalui ETLE, petugas juga membagikan helm kepada pengendara yang tertib. Petugas akan membagikan helm kepada pengendara tertib yang helmnya tidak layak atau yang sudah jelek.

Selain itu, dalam razia ini pihaknya lebih mengedepankan kegiatan preemtif yakni dengan melakukan imbauan dan edukasi kepada pengguna jalan dengan cara membagikan brosur, stiker dan leaflet serta menggunakan papan imbauan yang bertemakan tertib berlalu lintas.

“Operasi zebra ini digelar untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas serta untuk menekan angka kecelakaan lulintas,” ungkapnya.

Menurut kasat lantas hal tersebut sesuai dengan tujuan operasi zebra yaitu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif di Kota Pekanbaru.

“Jika masyarakat tertib dan tidak melakukan pelanggaran maka angka kecelakaan akan menurun. Karena salah satu faktor penyebab kecelakaan adanya pelanggaran,” katanya menyudahi.