Pesta Sabu, Oknum PNS Diciduk

Kamis, 23 April 2015 - 09:35 WIB
Polres ekpos hasil penggerebekan oknum PNS Dumai terlibat narkoba.

DUMAI (HR)- Aparat kepolisian menciduk dua orang oknum PNS Pemko Dumai bersama seorang warga saat pesta sabu di Jalan Sutomo, Kelurahan Teluk Binjai, Dumai Timur, Selasa (21/4) malam.

Penangkapan tiga orang tersebut memperpanjang deretan kesuksesan aparat kepolisian mengungkap kasus penyalaghunaan narkoba di Kota Dumai. Sebelumnya aparat juga berhasil membongkar jaringan narkoba internasional yang melibatkan anak mantan Ketua DPRD Dumai, penangkapan 1 Kg ganja serta kasus lainnya.

Data dihimpun di lapangan, penangkapan dua orang oknum PNS Pemko Dumai inisial AD (35) dan S (32) bersama seorang temannya inisial Al (45), yakni pada Selasa malam lalu di Jalan Dr Sutomo. Saat penggerebakan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa seperangkat bong, sebuah paket kecil sabu, kaca pirex yang berisi sabu siap hisap, serta terdapat beberapa bungkusan diduga pembungkus barang haram itu.

"Tiga orang tersangka, dua diantaranya oknum PNS Pemko Dumai malam itu langsung kita gelandang ke Mapolres guna diproses hukum lebih lanjut. Barang bukti langsung kita amankan untuk kepentingan penyidikan," tegas Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan melalui Kanit II Narkoba IPDA Sugiarno, saat gelar pekara di Mapolres Dumai, Rabu (22/4).

Dikatakan Sugiarno, penggerebekan kasus narkoba tersebut di rumah seorang tersangka AL yang diduga sedang mengkonsumsi psikotropika. Dalam sebuah kamar rumah tersebut, polisi menemukan AD dan S yang diduga bersembunyi saat polisi melakukan pengepungan.
"Saat ditanya di TKP, masing-masing tersangka saling menjawab tidak mengetahui pemilik barang haram tersebut. Namun mereka akan tetap ditindaklanjuti dan sekarang masing-masing dalam tahap proses penyidikan," katanya.

Kepada polisi, tersangka AL berdalih bahwa tersangka AD dan S sedang berkunjung ke rumahnya saat penggerebekan dilakukan. Meski saling menolak dan tak mengakui atas kepunyaan kepemilikan barang haram tersebut, namun hasil tes urine ketiganya positif menggunakan psikotropika jenis sabu.

Sangat Prihatin

Sementara, Wakil Walikota Dumai Agus Widayat, mengaku prihatin dengan banyaknya oknum PNS di lingkungan Pemko Dumai yang ditangkap polisi karena terlibat narkoba. Diharapkan kepada BKD untuk memberikan peringatan tegas kepada seluruh abdi negara di Pemko Dumai.

Agus yang juga Ketua Umum BNK Dumai itu, mengharapkan agar pelaku kasus narkoba ini dihukum berat tanpa pandang bulu. supaya dapat menimbulkan efek jera pada pelaku serta menghindari masyarakat awam dari jerat neraka narkoba itu.

"Kepada BKD Dumai saya imbau agar memberi sangksi tegas bagi abdi negara yang tersangkut kasus narkoba. Sangat disayangkan sekali, Pemko Dumai sudah mencanangkan Dumai Bebas Narkoba dan mendapat dukungan semuan elemen, namun justeru PNS sendiri yang menjadi tersangkanya," ingat Wawako pilihan masyarakat itu.***

Editor:

Terkini

Terpopuler