Masuk Jerat Babi, Keluarga Harimau Sumatra Mati di Aceh

Jumat, 27 Agustus 2021 - 15:35 WIB
Tim Medis satwa BKSDA Aceh melakukan proses nekropsi terhadap 3 bangkai harimau sumatera yang ditemukan mati di Kawasan Ekosistem Leuser Desa Ibuboh, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan, Aceh, Kamis (26/8/2021) (Detik)

RIAUMANDIRI.CO, ACEH - Tiga harimau sumatra (panthera tigris sumatrae) yang ditemukan mati berdampingan dan berdekatan di dalam hutan di Meukek, Aceh Selatan, pada Rabu (25/8/2021) dipastikan ibu dan anak. 

Kepastian ini didapat dari hasil autopsi (nekropsi) yang dilakukan tim dokter hewan BKSDA  Aceh.

Berdasarkan rilis yang dibagikan BKSDA Aceh, dua harimau yang ditemukan tergeletak berdampingan, menghadap arah yang sama, adalah induk dan satu anaknya yang berkelamin betina. Anak harimau yang berkelamin jantan tergeletak, juga menghadap samping, kurang lebih lima meter dari keduanya.

"Perkiraan induk berumur lebih dari 10 tahun dan anakan berumur lebih dari 10 bulan," bunyi bagian dari hasil nekropsi itu. 

Mereka semua disebutkan sudah mati sekitar lima hari (untuk ibu dan anakan yang perempuan) dan tiga hari (anakan yang jantan) saat nekropsi dilakukan Kamis, 26 Agustus 2021,” tulis rilis tersebut, Jumat (27/8/2021).

Tim medis juga mengambil sampel isi saluran cerna untuk kemudian dilakukan uji laboratorium di Pusat Laboratorium Forensik Mabes. Tujuannya, untuk memastikan ada tidaknya unsur-unsur lain yang menyebabkan kematian keluarga kecil harimau sumatra tersebut. 

Kesimpulan sementara, kematian harimau akibat luka infeksi dari jerat.

"Selanjutnya BKSDA  Aceh akan terus berkoordinasi dengan pihak Polres Aceh Selatan dan Balai Gakkum Wilayah Sumatera untuk perkembangan proses penanganan selanjutnya," demikian isi rilis BKSDA tersebut.

Editor: M Ihsan Yurin

Tags

Terkini

Terpopuler