Pemkab Siak Serahkan Satu Unit Ambulans untuk Kampung Penyengat

Jumat, 19 Februari 2021 - 22:43 WIB

RIAUMANDIRI.CO, SIAK - Bupati Siak Alfedri menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada Penghulu Kampung adat asli anak Rawa Penyengat Kecamatan Sungai Apit, Abok Agustinus. 

Mobil ambulans ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat Kampung Penyengat dan sekitarnya, digunakan untuk merujuk warga yang sakit di bawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. 

"Mobil ambulans ini kami serahkan, dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan bagi bapak ibu, di Sungai Apit khususnya di Kampung Penyengat, dengan harapan mobil ini bisa di rawat dan difungsikan dengan baik," kata Alfedri, di Penyengat, Kamis, (18/2/2021).

Lanjutnya, ambulans ini disiapkan bukan saja untuk Penyengat, tetapi di peruntukan bagi warga Mungkal dan Teluk Lanus yang butuh transportasi ambulans untuk mengantar warga yang sakit ke Puskesmas terdekat.

"Kalau ada warga Teluk Lanus sakit cukup turun di pelabuhan Penyengat, kemudian nyambung dengan mobil ambulance. Kalau harus dibawa melalui laut menuju Mengkapan, perjalannya butuh waktu lama. Tapi kalau lewat darat dari Penyengat kan cepat," terangnya.

Dalam acara itu Bupati Alfedri juga menyampaikan rencana pengembangan kawasan Penyengat dan sekitarnya. Terutama dermaga penyeberangan Roro dari Penyengat menuju Mengkikip kabupaten Meranti. Kalau dihitung jaraknya kurang lebih 5 kilo meter. Rencana ini juga sudah dibicarakan dengan Wabup Meranti kala itu Said Hasim.

"Kami sangat mendukung dibangunnya penyeberangan dari Penyengat ke Mengkikip, sehingga dapat membantu akses transportasi darat bagi saudara kita yang ada di Kepulauan Meranti. Kemudian kami akan membuat remomendasi ke Dinas Perhubungan Provinsi, dengan harapan rencana ini terwujud. Jika ini dibuka ke dapan daerah ini akan ramai, karena dilalui kendaran roda dua dan roda empat, maka pesisir khususnya Penyengat akan ramai," terangnya.

Selanjutnya, Pemkab Siak akan melanjutkan pembanguan jalan menuju kawasan Putong yang jaraknya lebih kurang 7 km, kemudian saat ini sudah di bangun 2,7 km, kedepan  akan tetap di lanjutkan pembangunanya.

"Masih ada kurang lebih 5 km lagi, akan kita usahakan secara bertahap bisa tersambung. Juga akan ada akses dari pelabuhan Putong ke Pelabuhan Buton, karena ada bongkar muat di Putong itu yang bukan untuk kegiatan-kegiatan khusus RAPP itu dilakukan di pelabuhan umum seperti di Pelabuhan Buton," sambungnya.

Editor: Rico Mardianto

Tags

Terkini

Terpopuler