Dua Pedagang Buah Pindah ke Trotoar

Jumat, 10 April 2015 - 10:20 WIB
ILUSTRASI

DURI (HR)-Selama sepuluh hari sejak diresmikan Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh pada 16 Maret lalu. pasar Pujasera Duri terlihat ramai. Itu dipicu oleh adanya bazar aneka produk dan pameran batu akik. Ratusan pedagang menyesaki tempat itu. Namun kini, keramaian tersebut telah berlalu. Yang tersisa hanya hari-hari sepi.

Meski wahana permainan anak-anak masih tetap melanjutkan aktivitasnya di sana, pasar yang terletak di pinggir Jalan Jendral Sudirman itu tetap lengang. Geliat kehidupan hanya terlihat malam hari.

Sepinya pengunjung pasar Pujasera itu paling dirasakan sejumlah pedagang yang dengan sukarela telah membuka lapak di pasar tersebut. Antara lain pedagang buah yang merupakan pindahan dari kaki lima pasar Simpang Padang, Duri tempo hari.

"Kalau di dalam, sepi. Kami tak akan berjual beli. Makanya kami pindah ke sini. Alhamdulillah, pembeli lumayan ramai," ujar Ida (45), seorang pedagang buah, Kamis (9/4) siang. Bersama seorang rekannya, Ida nekat membuka lapak di atas trotoar demi mengais rezeki.

Menurut Ida, kalau tetap bertahan di kios yang sudah disiapkan Pemkab Bengkalis di halaman samping pasar Pujasera, jualan mereka dijamin tak akan laku. Daripada rugi, dia nekat berjualan di atas trotoar.

"Kalau berjualan disini juga tak dibolehkan lagi dan kami diusir, lebih baik kami kembali saja mencari tempat jualan baru di pasar Simpang Padang. Disana jual beli kami lumayan. Kalau disini, hidup segan mati pun mau," ucap Ida pasrah.(sus)

Editor:

Terkini

Terpopuler