Satu Polisi di Batam Positif Terjangkit Corona

Senin, 27 April 2020 - 13:28 WIB
Ilustrasi - Simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona. (dok. Antara)

RIAUMANDIRI.ID, BATAM – Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Harry Goldenhart Santoso mengakui bahwa ada satu anggota kepolisian di wilayah Batam yang dinyatakan positif virus corona (Covid-19).

Ia menjelaskan bahwa personel itu kini tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit rujukan di Batam.

"Iya benar, sesuai hasil tes swab yang dilakukan ada satu personel kita yang terkonfirmasi positif, dikarantina di rumah sakit rujukan BP Batam," kata Goldenhart saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2020).

Sebelum dinyatakan positif melalui hasil swab test, Harry menjelaskan bahwa polisi berumur 37 tahun tersebut sempat menjalani perawatan dan juga isolasi di RS Bhayangkara setempat selama beberapa hari.

Saat itu, polisi tersebut masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

"Diawal diisolasi di RS Bhayangkara. Setelah 11 hari dilakukan perawatan, dites swab dan dinyatakan terkonfirmasi positif," lanjut dia.

Untuk mengantisipasi penyebaran, personel kepolisian lain pun kemudian dilakukan pengawasan setiap harinya. Meski tak merinci, namun Harry menjelaskan bahwa sudah terdapat sejumlah orang lain yang berstatus ODP.

Harry belum mengungkapkan klaster kasus positif yang menjangkit polisi itu. Dugaan awal, kata dia, polisi itu terpapar corona karena tertular dari istrinya yang merupakan pasien positif covid-19.

"Terpapar dari istrinya yang merupkan pasien kasus nomor 15," lanjut dia

Sebelumnya, salah satu klaster penularan covid-19 di korps Bhayangkara berada pada siswa Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri, Brigadir Jenderal Musyafak mengatakan 300 siswa kepolisian dinyatakan positif corona versi rapid test.

Hasil itu didapat usai kepolisian melakukan pengecekan cepat terhadap 1.550 siswa pelatihan lain, lantaran terdapat tujuh orang siswa yang telah dinyatakan positif covid-19.

Ia menjelaskan bahwa kini tujuh orang tersebut telah menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Sekarang (ketujuh siswa) kondisi stabil, baik, di Rumah Sakit Polri," kata Musyafak saat dihubungi, Rabu (1/4)

Menurut dia, tujuh orang siswa itu semula mengalami gejala-gejala covid-19 sehingga mendapatkan perawatan awal di RS Setukpa, lalu akhirnya dirujuk menuju RS Polri usai dinyatakan positif terjangkit virus itu.

Sementara, siswa lainnya yang dinyatakan negatif covid-19 versi rapid test dikembalikan ke wilayah penugasannya masing-masing dan menjalani isolasi.

Editor: Nandra F Piliang

Tags

Terkini

Terpopuler