Kapolda: Malam Pergantian Tahun di Riau Kondusif

Rabu, 01 Januari 2020 - 21:23 WIB
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi (tengah)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU – Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada malam pergantian tahun di Provinsi Riau, dalam kondisi yang aman dan terkendali. Ratusan personel Polri siaga memastikan lancarnya aktivitas masyarakat di malam itu.

Demikian diungkapkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Rabu (31/12/2019) di Mapolda Riau. Dikatakan dia, pihaknya telah menyiagakan ratusan personel yang dilibatkan dalam Operasi Lilin Muara Takus 2019, termasuk pengamanan malam tahun baru.

"Sebanyak 940 personel malam ini (kemarin,red) kita terjunkan untuk pengamanan," ujar Kapolda yang didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto.

Para personel itu, kata dia, tidak hanya bertugas di pos-pos pengamanan dan pelayanan saja. Jumlah tersebut masih ditambah dengan kekuatan seluruh personel yang ada, yang selalu bersiaga untuk mempertebal pengamanan.

"Itu tidak hanya di pos-pos tetapnya. Namun kita juga pertebal dengan menyiagakan seluruh personel," sebut mantan Deputi Siber pada Badan Intelijen Negara (BIN) itu.

"Malam ini seluruh personel Polda Riau siaga untuk mempertebal pengamanan kegiatan atau aktivitas masyarakat yang merayakan pergantian tahun," sambung Irjen Pol Agung.

Saat ditanya mengenai kondisi kamtibmas, Kapolda memastikan situasi dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak banyak laporan yang masuk ke polisi jelang malam pergantian tahun.

"Yang kami terima, situasi dalam keadaan aman, kondusif, terkendali. Hal-hal yang kemudian kita terima dari kejadian-kejadian kriminal itu, penggelapan ada 2 (laporan polisi), ada satu kasus penganiayaan.

Dia juga menegaskan, saat perayaan pergantian tahun yang juga jadi prioritas adalah mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. "Kita harap itu (kecelakaan) tidak terjadi," tandas dia.

Diketahui, ada total 1.862 personel gabungan TNI dan Polri serta instansi lainnya yang mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru di Provinsi Riau. Mereka dilibatkan dalam operasi kemanusiaan, yakni Operasi Lilin Muara Takus 2019.

Ribuan personel itu mulai melaksanakan tugasnya sejak 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020, atau selama 10 hari.

Sejumlah potensi kerawanan menjadi perhatian personel yang dilibatkan. Seperti, terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, dan kecelakaan tansportasi.

Lalu, aksi sweeping yang dilakukan organisasi kemasyarakatan (ormas), penolakan peribadatan, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba serta minuman keras.

Editor: Nandra F Piliang

Tags

Terkini

Terpopuler