Segera Revisi UU Terorisme untuk Jerat Pelaku Teror

Kamis, 26 Maret 2015 - 20:57 WIB
ilustrasi

Jakarta (HR)- UU Terorisme akan segera direvisi. Tujuannya guna menjerat para pelaku terorisme. Selama ini UU belum menjangkau secara penuh mereka yang terlibat.
"Karena ada deteksi sekelompok orang yang tidak dicegah, tidak punya masalah hukum, tapi berkedok ibadah umroh kan nggak bisa dilarang. Tapi ya itu satu paket dan kemudian tidak pulang lagi. Padahal deteksi dini dari intel akan pergi," jelas Mendagri Tjahjo Kumolo di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Kamis (26/3).
Menurut Tjahjo, revisi itu bisa mencegah dan menjerat pidana mereka yang terlibat walau belum ada tindakan pidana.
"Dengan revisi, atau Perpu, sehingga Imigrasi dan kepolisian ada bukti kenapa mereka mau umroh kok rumah dijual dan segala macamnya," imbuh Tjahjo.
Sementara terkait status kewarganegaraan 16 orang WNI yang ditahan di Turki, dia menjelaskan, pihaknya masih melakukan penelaahan langkah yang dilakukan.
"Itu harus jeli, apa tindakannya. Siapapun WNI-nya kan harus dibela. Tapi, kalau ada aspek di mana mereka terlibat kelompok radikal ya itu harus ditelaah khusus," tegas Tjahjo.
"Sekarang yang sedang di Turki 16 orang kan dideportasi. Kan nggak mungkin langsung dilepas," tambah Tjahjo.(dtn/ivi)

Editor:

Terkini

Terpopuler