Di Hadapan Relawan Jokowi, Yusuf Mansyur Ajak Doakan Prabowo Bisa Berkoalisi

Sabtu, 26 Januari 2019 - 19:57 WIB
Yusuf Mansyur saat mengisi tausiyah di acara Deklarasi Alumni UNS Bersama Perguruan Tinggi Lain, Relawan dan Masyarakat Dukung #01

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA – Tak ingin suasana Pilpres 2019 menghangat, Ustaz Yusuf Mansyur mengajari para relawan Jokowi dengan teori pupuk. Dia tidak ingin kedua kubu saling menjelekkan.

Yusuf Mansyur menyampaikan hal tersebut saat mengisi tausiyah di acara Deklarasi Alumni UNS Bersama Perguruan Tinggi Lain, Relawan dan Masyarakat Dukung #01. Acara berlangsung di Grha Wisata Niaga, Solo, Sabtu (26/1/2019).

"Pupuk itu bau, pupuk itu kotor, jijik. Tapi kita butuh pupuk itu supaya tanaman kita itu gede, dia berbunga, dia berbuah lebat, rindang, adem, sejuk," kata Yusuf dalam tausiyahnya.

"Kalau ada orang bawain pupuk, jangan dipulangin, karena itulah yang membesarkan kita. Hinaan, ledekan, sindiran, cacian, makian, sempurnakan saja dengan menerima. Tidak akan ada keributan. Jangan dibalas, terima!" katanya.

Bahkan pendiri perusahaan PayTren itu mengajak relawan saling mendoakan meskipun berbeda pilihan politik. Dia pun berharap kedua kubu bisa berkoalisi dan bersama-sama membangun negeri.

"Saudara harus mendoakan Pak Prabowo dan semua yang bersama Pak Prabowo biar panjang umur, biar sehat. Nanti bisa berkoalisi supaya kemudian adem satu negeri. Sempurnakan saja, jangan ada satupun kalimat yang negatif, enggak boleh," tuturnya.

Yusuf juga berkomentar mengenai pasangan Jokowi-Ma'ruf. Menurutnya, pasangan tersebut merupakan kombinasi yang baik.

"Saya pikir kombinasi yang luar biasa, santrinya luar biasa di mana saja. Kalau Pak Jokowi konsentrasi di pengelolaan fisik, cakep ini. Pak Kiai dan orang-orang yang bersamanya, bisa bicara tentang jiwa, tentang religiusitas," ungkap dia.

Lebih lanjut, Yusuf menegaskan hanya menginginkan perdamaian terjadi di Indonesia.

"Saya Yusuf Mansyur, tidak ada keinginan jadi apa, keinginan pengin apa, keinginan punya apa, kecuali di Indonesia ini tercipta kedamaian, persatuan, ketenangan, kesejahteraan, keamanan," pungkasnya.

Editor: Nandra F Piliang

Terkini

Terpopuler