Dewan Apresiasi Pemda Meranti atas Penyampaian Nota Keuangan

Selasa, 20 November 2018 - 16:24 WIB
Wakil Bupati Kepulauan Meranti mengikuti rapat paripurna pandangan fraksi terhadap nota Keuangan RAPBD Tahun 2019, di Gedung Rapat Paripurna DPRD Meranti

RIAUMANDIRI.CO, SELATPANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti mengikuti rapat paripurna pandangan fraksi terhadap nota Keuangan RAPBD Tahun 2019, di Gedung Rapat Paripurna DPRD Meranti, Rabu (21/11/2018).

Pada kesempatan itu semua fraksi menyampaikan apresiasi kepada Pemda Meranti atas penyampaian Nota Keuangan tersebut, dan berharap APBD 2019 nanti dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Penyampaian Pandangan Fraksi DPRD merupakan Amanat UU RI Tahun 2014 yang menyebutkan wewenang DPRD dalam membentuk Perda Kabupaten bersama Bupati serta membahas KUA PPAS yang telah disepakati. 

Pandangan Fraksi disampaikan oleh perwakilan masing-masing juru bicara Fraksi yakni Fraksi Amanat Nasional oleh Marhisam, Fraksi Gerindra Plus PKS oleh Muzakir SE, Fraksi Demokrat Bulan Bintang Abdul Rasyid Harahap, PPP Plus PKB oleh Legislator Taufik, Fraksi Partai Golkar oleh Fauzy SE, Fraksi PDI-P oleh Legislator Azni Safri, Fraksi Hanura oleh Legislator Mikwan.

Secara umum semua Fraksi dalam penyampaiannya mengucapkan apresiasi kepada Pemkab khususnya Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, atas penyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun 2019. 

Terutama terhadap komitmen penganggaran Pemkab Meranti yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berorientasi pada kepentingan publik melalui peningkatan Infrastruktur dasar jalan, jembatan, air bersih dan listrik yang diyakini mampu mendongkrak peningkatan geliat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu penganggaran dana bantuan hibah bagi Guru Honorer Kemenag dalam menciptakan generasi muda yang berahlakul karimah sesuai dengan Visi dan Misi Pemkab Meranti.

Adapun secara rinci pandangan tiap Fraksi DPRD Meranti sebagai berikut, Pandangan Umum Fraksi PAN yang dibacakan oleh Marhisam, memberikan apresiasi kepada Pemda yang komit mengembangkan pendidikan agama Islam melalui penganggaran bantuan hibah guru honor Kemenag. Fraksi PAN berharap peggunaan APBD 2019 nanti dapat berjalan dengan efektif dan efisien. 

Selanjutnya perencanaan kegiatan pembangunan harus disinergikan dengan program Pemprov dan Pusat agar dalam meraih dana Provinsi dan Pusat dapat lebih mudah. Penggunaan anggaran juga diproritaskan pada peningkatan kualitas SDM untuk mencibtakan manusia yang kreatif yang tidak tergantung pada APBD. 

Yang tak kalah penting peningkatan pelayana dasar seperti jalan, air bersih dan listrik dalam meningkatkan geliat ekonomi masyarakat tempatan. Selain itu juga Fraksi PAN mendorong Pemda dalam peningkatan sektor penerimaan PAD melalui objek wisata alam, kuliner dan religi.

Terakhir Fraksi PAN mengingatkan perlunya koordinasi dan sinergitas antara Legislatif dan Eksekutif dalam penyusunan APBD yang berorientasi pada tanggungjawab mensejahterakan masyarakat dengan mengakomodir aspirasi masyarakat sesuai skala prioritas.

Selanjutnya pandangan Fraksi Partai Golkar oleh Fauzy SE, meminta kepada Pemda Meranti untuk mengimplementasikan anggaran secara tepat sasaran sesuai dengan aspirasi masyarakat. Fraksi Golkar juga mengingatkan perlunya pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan Infrastruktur dasar yang disesuaikan dengan kondisi daerah dan tidak menumpuk disatu daerah saja. 

Meminta Pemda juga fokus pada menjaga kebersihan lingkungan terutama mengantisipasi sampah berserakan disekitar perairan. Terakhir Fraksi berlambang beringin itu meminta bantuan kesejahteraan guru Kemenag dan tenaga Honorer terus dipertahankan.

Fraksi Gerindra Plus PKS yang disampaikan Muzakir juga mengapresiasi Pemda yang telah menyampaikan Nota Keuangan lebih cepat, diharapkan APBD nanti dapat menjawab berbagai persoalan yang dihadapi Meranti dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan Infrastruktur dasar, peningkatan kualitas SDM, Taraf Ekonomi, Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan masyarakt sesuai dengan Visi dan Misi Pemda Meranti.

Fraksi PKS juga mengingatkan, dalam melaksanakan realisasi anggaran harus sesuai dengan peraturan yang berlaku mengacu pada azas manfaat yang berkeadilan, mencermati porsi belanja langsung dan tidak langsung dimana belanja modal harus lebih besar dari belanja barang dan jasa.

Fraksi Demokrat Bulan Bintang yang disampaikan oleh Legislator Abdul Rasyid SPd menekankan penggunaan anggaran harus dilakukan secara efisien dan efektif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Dan mengingatkan penghitungan pendapatan PAD harus realistis karena akan berimplikasi pada program dan kegiatan yang akan dilakukan agar tidak menjadi sebatas perencanaan.

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Plus PKB yang disampaikan oleh Legislator Taufik, meminta Pemda terus menggali potensi dan sumber daya daerah dalam rangka meningkatkan PAD. Meminta Pemda melakukan pemerataan pembangunan yang berkeadilan. 

Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, membantu masyarakat petani menstabilkan harga komoditi Kelapa, Karet, Sagu dalam upaya peningkatan kesejahteraan mereka. Terakhir meminta Pemda tidak lagi melakukan pemotongan gaji honorer, serta tetap menganggarkan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi.

Fraksi PDI-P yang disampaikan oleh Legislator Azni Safri lebih menekankan kepada Pemda untuk tetap menjaga kondusifitas daerah dengan membangun disegala sektor dan mengucapkan mengapresiasi kepada Pemda atas penganggaran bantuan bagi guru honor Kemenag, anggaran beasiswa dan pegawai honorer Pemda.

Terakhir pandangan Fraksi Hanura yang diaampaikan oleh Legislator Mikwan, meminta Pemda dalam melakukan penyerapan anggaran secara cepat tepat dan berkualitas, memfokuskan belanja daerah pada pembangunan Infrastruktur dasar untuk membuka aksesbilitas, memprioritaskan anggaran untuk peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, tanaman pangan dan industri.

Selanjutnya pandangan Fraksi tersebut diserahkan kepada pimpinan sidang H. Taufikirrahman sebagai bahan pengambilan kebijakan pada agenda rapat paripurna kedepan.

Sekedar informasi, dalam Nota Keuangan RAPBD Pemkab. Meranti 2019 oleh Bupati Drs. H. Irwan M.Si menyebutkan, belanja daerah pada Tahun Anggaran 2019, direncanakan sebesar Rp1,43 triliun lebih yang meningkat sebesar Rp299 miliar lebih atau naik 26 persen dari target belanja APBD 2018 yang sebesar 1,130 triliun lebih. Alokasi rencana Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 meliputi Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 590 Milyar Lebih dan Belanja Langsung sebesar Rp. 840 Milyar Lebih. 

Selanjutnya, Belanja Langsung diarahkan pada prioritas kebijakan pembangunan yang mengacu pada Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dengan kebijakan prioritas meliputi 

1.Peningkatan Sarana dan Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan, 2. Peningkatan lnfrastruktur Dasar dalam rangka Membuka lsolasi Wilayah, 3. Membangun Sarana dan Prasarana untuk Pengembangan industri HiHr Produksi Hasil Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Peternakan, 4. Mewujudkan Birokrasi dan Sarana Pelayanan Pemerintahan yang Efisien dan Efektif, 5. Peningkatan Kemampuan SDM Bidang Olahraga, Seni Budaya dan Pariwisata, 6. Mendorong Pertumbuhan Dunia Usaha dan Lapangan Kerja, 7. Pembinaan Nilai Nilai Sosial, Moral dan Spiritual dalam Kehidupan Masyarakat, 8. Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Wilayah Pesisir.

Sidang Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Meranti Dr. H. Taufikurrahman dan dihadiri oleh Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, Wakil Ketua H. Muzamil, Sekwan DPRD Meranti Drs. Irmansyah M.Si, Ketua Fraksi DPRD Meranti beserta anggota, Asisten III Sekda Meranti H. Rosdaner Para Staf Ahli dan Jajaran Pejabat Eselon II, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH dan Jajaran Pejabat Eselon III dilingkungan Pemkab. Meranti, Tokoh Agama/Adat/Pemuda.

Editor: Nandra F Piliang

Tags

Terkini

Terpopuler