Satpol PP Siap Kalau Diminta untuk Tarik Paksa

Selasa, 10 Maret 2015 - 09:37 WIB
Kepala Satpol PP Bengkalis, H Najamuddin

BENGKALIS (HR)–Disinyalir masih banyak mobil-mobil dinas Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang saat ini tidak lagi dipergunakan oleh para pejabat. Terkait persoalan itu, Satuan Polisi Pamong Praja  Bengkalis siap untuk menarik paksa mobil dinas dimaksud kalau memang diminta.

“Pada prinsipnya kita siap, asalkan ada permintaan maka tidak ada alasan bagi kita untuk menolaknya,” ujar Kepala Satpol PP Bengkalis, H Najamuddin kepada wartawan, Senin (9/3).

Dikatakan, memang perlu ditelusuri mobil-mobil dinas yang tidak lagi sesuai dengan peruntukkannya, baik karena yang bersangkutan sudah meninggal, pensiun ataupun tidak lagi menjadi anggota dewan. Penelusuran itu penting agar ada data yang valid ada berapa mobil dinas yang tidak sesuai dengan peruntukkannya. Kalaupun ada yang diputihkan harus jelas dasar hukumnya. “Istilahnya harus ada hitam di atas putih,” kata Najam lagi.

Satpol PP sendiri menurut Najam, tidak bisa bertindak tanpa ada permintaan dari SKPD dari pemilik mobil dinas. Namun kalau sudah diminta, sebagai contoh, saat penarikan mobi dinas X-trail yang dipergunakan mantan wakil ketua DPRD Bengkalis, Hidayat Tagor, maka langsung pihaknya turun tangan.

“Barangkali ada skala prioritas, misalnya kita “selamatkan” dulu mobil dinas yang dipakai di luar Bengkalis, karena itu lebih riskan. Sementara kalau hanya di pakai di pulau Bengkalis, masih bisa kita awasi,” kata Najam mengakhiri pembicaraan.***

Editor:

Terkini

Terpopuler