Pemprov Riau Terkesan Diam Maraknya PETI

Senin, 09 Maret 2015 - 08:30 WIB
ilustrasi

TELUK KUANTAN (HR)-Sampai saat ini Pemerintah Provinsi Riau terkesan diam menanggapi kerusakan lingkungan Sungai Kuantan dari aktivitas PETI yang masih marak di sejumlah tepian pemukiman masyarakat.

Akibatnya, ribuan masyarakat yang menggantungkan kehidupannya harus menanggung dampak yang dirasakan akibat kerusakan lingkungan dengan mandi dengan air keruh dan pekat.

Bahkan ribuan pelanggan PAM yang menikmati air baku PAM yang diambil dari Sungai Kuantan sampai ke pelanggan dengan kondisi keruh. Tidak hanya Pemprov Riau, Menteri Lingkungan terkesan tidak mau tahu dengan dampak kerusakan.

Bahkan sampai saat ini Diskes belum mencabut status pencemaran Sungai Kuantan. Sementara ikan-ikan dari sungai tetap dijual dipasarkan meskipun Sungai Kuantan tercemar limbah air raksa.

"Kita tidak punya sumur, terpaksa harus mandi di sungai yang keruh dan kotor," keluh warga, Minggu (8/3). Meskipun Sungai Kuantan airnya kotor, namun masyarakat pasrah mandi dan mencuci.(rob)

 

Editor:

Terkini

Terpopuler