Andi Rachman Komit Bangun Dua Jembatan Baru di Bonai Darussalam

Jumat, 04 Mei 2018 - 17:53 WIB
Calon Gubernur Riau Andi Rachman berbincang langsung dengan warga yang menyeberang menggunakan pompong di Kecamatan Bonai Darussalam.
RIAUMANDIRI.CO, ROKAN HULU - Calon Gubernur Riau nomor urut 4 Arsyadjuliandi Rachman berkomitmen mambangun dua jembatan baru di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. 
 
Pembangunan infrastruktur jembatan ini penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Bonai Darussalam. Terutama untuk memperlancar transportasi pengangkutan hasil panen perkebunan, serta memperlancar arus barang dan jasa. 
 
Komitmen ini muncul setelah Kepala Lembaga Kerapatan Adat Tigo Suku Bonai, Datok Majopati Syamsibar, mengajak Andi Rachman melihat lokasi bekas penyeberangan ponton Chevron di Dusun I Jurong, Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Jumat (4/5/2018). 
 
Syamsibar mengatakan masyarakat Bonai sangat membutuhkan jembatan tersebut karena kebun warga banyak yang berada di seberang. 
 
"Dengan pembangunan jembatan di atas Sungai Rokan ini, akan mempersingkat waktu tempuh kami ke seberang. Kalau sekarang harus pakai penyeberangan pompong," ujarnya. 
 
Ia juga menambahkan dengan menggunakan pompong, petani sawit terpaksa harus mengeluarkan biaya angkut lansir sekitar sekitar Rp500 ribu per sekali angkut per kapal muatan 5 ton. 
 
"Kalau sudah begitu, harga sawitnya tinggal sedikit untungnya untuk petani," ujarnya. 
 
Andi Rachman langsung menjawab permintaan warga itu. Ia dan pasangannya Suyatno komit akan membangun jembatan tersebut. 
 
Jembatan yang dibangun ini akan menghubungkan Dusun Jurong Satu, Desa Bonai dengan Dusun 3 Bambangan, Desa Kasang Padang. 
 
Tidak hanya satu jembatan ini, pihaknya juga akan membangun satu lagi jembatan di Desa Teluk Sono juga di Kecamatan Bonai Darussalam. 
 
"Sebagai petahana, sudah banyak jembatan yang kami buat. Setidaknya ada 51 jembatan yang kami bangun di Riau. Kami percaya, dengan peningkatan infrastruktur jembatan ini akan meningkat perekonomian masyarakat," tukasnya. (rls)
 
 
Editor: Rico Mardianto
 

Editor:

Terkini

Terpopuler