Banjir Rob di Kuala Kampar Tak Ganggu Pelayanan dan KBM

Jumat, 02 Februari 2018 - 23:00 WIB
Kondisi banjir rob yang melanda kecamatan Kuala Kampar
RIAUMANDIRI.CO, PELALAWAN - Banjir Rob atau pasang keling yang menerjang kecamatan Kuala Kampar sejak siang tadi, sejauh ini tidak sampai mengganggu pelayanan masyarakat dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) warga setempat. Hal ini lantaran banjir sudah terdeteksi oleh warga kapan akan datang.
 
"Sejauh ini belum sampai mengganggu aktifitas warga, khususnya pelayanan dan kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah yang ada di kecamatan kita ini. Karena warga di sini sudah terbiasa dan paham soal pasang surut air laut, dan kapan akan datang pasang besar seperti saat ini," ungkap Camat Kuala Kampar, Robby Ardelino, Jum'at (2/2) malam lewat ponselnya.
 
Robby mengungkapkan, kondisi banjir rob yang melanda wilayah Kuala Kampar kali ini diketahui cukup dahsyat, air pasang yang menerjang wiayah itu ternyata telah menenggelamkan sejumlah perkantoran, sekolah serta rumah warga.
 
Baca Juga: Kecamatan Kuala Kampar Diterjang Banjir Rob
 
"Ya, bayangkan saja, pelabuhan kita aja tenggelam kalau datang air pasang, apalagi kantor kita dan rumah warga lainnya. Ya, walaupun airnya agak tinggi tapi syukurnya sampai saat ini belum ada korban, sebab air pasang ini hanya bertahan sebentar saja setelah itu surut kembali seperti biasa." jelas dia.
 
Diterangkan oleh Camat Robby, air pasang mulai memasuki kawasan pemukiman warga sekitar pukul 13.00 Wib saat siswa sudah pulang sekolah. Beruntung banjir rob ini tidak mengganggu kegiatan belajar siswa.
 
"Nah besok kan libur sampai Senin masuk lagi, jadi baik sekolah atau pelayanan masyarakat lainnya bisa dikerjakan sebelum air pasang datang. Semoga semuanya bisa berjalan seperti biasa, dan kepada masyarakat saya menghimbau agar waspada dan hati-hati untuk beraktifitas dan terlebih lagi untuk tetap menjaga kesehatan agar tidak terserang panyakit akibat banjir rob ini," himbau Camat Robby.
 
Reporter: Pendi
Editor: Nandra F Piliang

Editor:

Terkini

Terpopuler