Ketum SMSI: Tantangan Media Siber di Masa Mendatang adalah Media Sosial

Kamis, 27 Juli 2017 - 11:11 WIB
Ketua Umum SMSI Teguh Santosa
SURABAYA (RIAUMANDIRI.co) – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Teguh Santosa, mengatakan, mengelola media siber itu lebih sulit dibanding media konvensional, baik masalah pemberitaan maupun tanggungjawabnya.
 
Hal itu disampaikan Teguh pada Rakernas perdana SMSI di Surabaya, Rabu (26/7/2017). "Ini pekerjaan besar kita, yang kita bantu bukan hanya Dewan Pers, namun bangsa Indonesia," ujarnya.
 
Teguh menyarankan, mengelola media siber harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia mencontohkan, banyak negara yang lahir karena kebebasan, dan banyak negara hancur karena kebebasan.
 
"Maka kita, harus mengelola kebebasan yang platform-nya di internet ini dengan baik," ucapnya.
 
Dia juga mendorong anggota SMSI sama-sama memikul kebebasan di internet dengan memerangi hoax yang kian marak berseliweran di dunia maya, seperti di Facebook.
 
Baca Juga: 
 
Menurutnya, 'lawan' dari media siber di masa mendatang adalah media sosial, contohnya Facebook. Sebab itu, SMSI harus bersama-sama dan memiliki manfaat pada anggotanya. 
 
"SMSI ini tanggungjawabnya besar sekali, maka saya ingin kita punya pandangan yang sama. Kita mendapat banyak support, baik dari tokoh pers, tokoh pemerintahan, dan tokoh lainnya," kata dia.
 
Editor: Nandra F Piliang
Sumber: suryaandalas.com

Editor:

Terkini

Terpopuler