Kampar Keluar Sebagai Juara Umum O2SN Riau 2017, Pelalawan Juara II

Jumat, 14 Juli 2017 - 16:19 WIB
Penyerahan Piala O2SN Riau 2017 kepada perwakilan Kampar oleh Kasi Pembelajaran SMK dari Disdik
PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co) - Kabupaten Kampar akhirnya berhasil meraih juara umum dalam pelaksanaan Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Propinsi Riau tahun 2017. Kampar berhasil memboyong 9 medali Emas, 2 Perak dan 2 Perunggu.
 
Pada ajang ini siswa mempertandingkan lima cabang olahraga yakni, Atletik, Karate, Bulu Tangkis, Renang, dan Pencak Silat. Ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Riau diwakili Kasi Pembelajaran SMK, Fahmijan, Kamis (13/7/2017).
 
Fahmijan dalam kesempatan mengucapkan selamat kepada para peserta dan yang meraih medali emas, karena menjadi wakil Riau di tingkat nasional pada ajang yang sama, September mendatang di Medan Sumatera Utara. 
 
“Selamat kepada para pemenang, khusus untuk yang akan mewakili Riau ditingkat nasional, agar dapat mempersiapkan diri, hingga nantinya juga mampu mengukir prestasi yang membanggakan kita semua,” ujarnya.
 
Menurut Fahmijan, dalam ajang tersebut didapati 9 Atlet yang akan menjadi wakil Riau di tingkat nasional. Adapun nama-nama yang menjadi wakil Riau untuk lima Cabor yang dipertandingkan adalah; Cabor Karate diwakili oleh Rifki Raja (Putra) dan Rindi Gustiati (putri), keduanya berasl dari Kabupaten Kampar. 
 
Berikutnya Cabor Pencak Silat diwakili oleh M Nur Syahputra (Putra) dan Euis Sholehatun dari Kabupaten Rokan Hulu. Untuk Cabor Renang diwakili oleh Bobby Prayoga dari Kabupaten Kampar.
 
Kemudian Cabor Atletik diwakili oleh Riana Asnan (putra) dari Kabupaten Pelalawan dan Salsa Firdaus P (Putri) asal Kabupaten Kampar. Sedangkan untuk Cabor Bulu Tangkis diwakili olah M Toha (Putra) dan Stevi Merenina (Putri) dari Kota Pekanbaru.
 
"Jadi sebelum berangkat masih ada waktu sekitar satu bulan lebih untuk wakil Riau mempersiapkan diri. Jadi manfaatkan waktu untuk memperdalam skill itu dengan baik, sehingga nantinya kita bisa meraih hasil yang baik pula di Medan,” ungkapnya. 
 
Sementara, untuk peringkat juara kedua ditempati Kabupaten Pelalawan dengan meraih 7 Emas, 1 Perak. Disusul Kota Pekanbaru dengan meraih 3 emas, 2 Perak, 3 Perunggu.
 
Seiring dengan keberhasilan Riau sebagai tuan rumah dalam ajang OSN 2017, maka kedepan, tambah Fahmijan, pemerintah propinsi Riau berkeinginan untuk menjadi tuan rumah O2SN tingkat nasional. 
 
”Ya, memang kita ingin mengincar O2SN tingkat nasional 2019 bisa dilaksanakan di Riau. Namun keinginan ini harus kita usulkan dulu ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,” kata Fahmijan.
 
Keinginan menjadi tuan rumah O2SN Tingkat Nasional ini, kata Fahmijan sangat memungkinkan jika dilihat dengan sarana dan prasarana tempat perlombaan yang dimiliki oleh Provinsi Riau. Sebelumnya, Riau juga pernah menjadi tuan rumah Pekan Olahrana Nasional (PON) tahun 2012 lalu.
 
Sarana prasarana PON ini bisa digunakan sebagai tempat pertandingan.” Kalau sarana dan prasarana olahraga kita tidak kuatir. Kita punya Gelagang Remaja, dan Venue Atletik di Rumbai yang bisa digunakan unyuk tempat pertandingan,” kata Fahmijan.
 
Fahmijan juga menambahkan, O2SN tingkat nasional tahun ini dilaksanakan di Sumatera Utara. Sedangkan O2SN tahun 2018 tidak mungkin direbut, karena menyangkut dengan anggaran yang belum dianggar dalam APBD Riau. 
 
Anggaran O2SN tingkat nasional, Riau sebagai tuan rumah baru bisa dianggarakan tahun 2018 mendatang. "Yang jelas kita akan usulkan dulu ke pusat,” sebut Fahmijan.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 15 Juli 2017
 
Reporter: Renny Rahayu
Editor: Nandra F Piliang

Editor:

Terkini

Terpopuler