Bupati Hadiri Pemasangan Atribut Pin Kompetensi

Kamis, 26 Februari 2015 - 09:40 WIB
Bupati Yopi Arianto, melakukan pemasangan atribut PIN kompetensi dan ucap janji mahasiswi Akbid Indragiri.(haluan riau/humas)

RENGAT (HR)-Sebanyak 76 mahasiswi angkatan XII Akademi Kebidanan Indragiri, mengikuti prosesi pemasangan atribut PIN kompetensi dan ucap janji yang dilaksanakan di Gedung Sejuta Sungkai Rengat, Rabu (25/2).

Pemasangan atribut PIN dan ucap janji ini merupakan salah satu prasyarat sebelum mahasiswi Akbid melaksanakan praktik klinik di RSUD Indrasari Rengat dan Puskemas.

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Inhu Yopi Arianto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Inhu Asriyan, Kepala Bagian Humas Setda Inhu Jawalter, Ketua Yayasan Pendidikan Indragiri (YPI) Sunardi Ibrahim, pimpinan Perguruan Tinggi di Kabupaten Inhu, pimpinan BUMN dan BUMD di Kabupaten Inhu serta para orangtua mahasiswi Akbid Indragiri.

 Direktur Akbid Indragiri Venny Rismawati, mengungkapkan pemasangan atribut PIN dan ucap janji ini bukti mahasiswi Akbid Indragiri bisa melaksanakan tugas di Puskesmas dan rumah sakit.

 “Awalnya jumlah mahasiswi Akbid Indragiri angkatan XII ini berjumlah 80 orang, tetapi seiring berjalan waktu selama lebih 6 bulan proses perkuliahan, yang tersisa hanya 76 mahasiswi yang hari ini mengikuti pemasangan atribut PIN kompetensi dan ucap janji,” tuturnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Indragiri (YPI) Sunardi Ibrahim, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab yang memberikan support terhadap dunia pendidikan, termasuk  Akbid Indragiri.

 Ia berharap, mahasiswi Akbid Indragiri yang mengikuti pemasangan PIN kompetensi dan ucap janji, dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diraih pada pelaksanaan praktik klinik, sehingga membantu masyarakat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal.

 Sementara itu, Bupati mengucapkan selamat kepada mahasiswi dan akan memasuki tahap berikutnya, praktik klinik di rumah sakit.

Menurut Bupati, keberadaan bidan penting dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama membantu proses persalinan sekaligus upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak.

 Bupati memberikan nomor handphone kepada mahasiswi Akbid Indragiri yang akan melaksanakan praktik klinik. Langkah ini dilakukan agar mahasiswi melaporkan berbagai kekurangan pelayanan kesehatan yang ditemukan di RSUD Indrasari maupun Puskesmas.

“Sebelumnya saya memberikan nomor handphone kepada mahasiswa STIE Indragiri yang melaksanakan KKN di seluruh kecamatan.

 Ternyata banyak masukan yang mereka sampaikan dan saya berharap, mahasiswi Akbid Indragiri juga melakukan hal sama demi peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,” ucapnya.

 Bupati  mengungkapkan, Pemkab Inhu bekerjasama dengan Bank Riau Kepri memberikan beasiswa kepada siswa dan mahasiswa berprestasi. Langkah ini diharapkan diikuti bank dan perusahaan lain, sehingga siswa dan mahasiswa berprestasi terus melanjutkan pendidikan tanpa perlu memikirkan biaya.

Selain itu, Bupati menegaskan pembangunan bidang kesehatan merupakan salah prioritas yang dilakukan selama kepemimpinannya hampir lima tahun.

 Di antara yang sudah dilakukan pembangunan gedung dan fasilitas penunjang di RSUD Indrasari Rengat, penambahan tenaga medis hingga dokter spesialis di RSUD Indrasari Rengat, pembangunan Puskesmas rawat inap 18 unit, pembangunan Pustu di seluruh desa dan penambahan jumlah tenaga kesehatan termasuk bidan. (adv/humas)
 

Editor:

Terkini

Terpopuler