PT SLS Diminta tak Lintasi Jalan Pemda

Senin, 21 November 2016 - 08:14 WIB
Banjir-Luapan air Sungai Nilo di Desa Lubuk Kembang Bunga, Ukui, rendam puluhan rumah warga, Minggu (20/11).

Pangkalan Lesung (RIAUMANDIRI.co) - Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Sari Lembah Subur dituding tak mendukung program Pemkab Pelalawan terkait sharing budget untuk membangun program jalan lintas Ukui-Kerumutan. Padahal, akses ini juga dilewati oleh armada perusahaan PT SLS dan perusahaan PT Medco setiap waktunya.

Sebelumnya, telah disepakati akses vital tersebut setiap perusahaan akan sharing budget dengan Pemkab untuk membangunnya. "Sampai detik ini PT Sari Lembah Subur,

sama sekali tidak peduli dan tak mengeluarkan uang sepeser pun untuk membangun jalan lintas Ukui menuju Kerumutan ini. Padahal, sudah ada kesepakatan bersama antara Pemkab dan PT SLS dan PT Medco untuk sharing budget," papar  Nasarudin, SH, MH, Ketua DPRD Pelalawan, Minggu  (20/11).

Dijelaskan politisi Partai Golkar ini, bila PT SLS enggan mengeluarkan uang untuk membangun akses vital masyarakat tersebut, maka sebaiknya mulai sekarang armada perusahaan dilarang melintasi jalan yang dibangun Pemkab.

"Penuhi dulu perjanjian sharing budget tersebut oleh PT SLS. Bila hanya janji palsu, maka terpaksa akses untuk armadanya kita blokir, dilarang melewati akses yang dibiayai Pemkab Pelalawan.

Saya sudah berkali-kali menghentikan armada perusahaan SLS yang mengangkut Tandan Buah Segar melebihi kapasitas kelas jalan yang dilewati, yakni di akses jalan multiyear yang baru selesai dibangun Pemkab," beber politisi asal Kecamatan Pangkalan Lesung ini.

Begitu pula janji PT Medco, sambungnya, akan melakukan pengaspalan sepanjang 10 kilometer, namun hingga kini baru terwujud sepanjang 6 kilometer. Nasar menegaskan juga agar PT Medco segera menunaikan janjinyan bila tidak armada milik PT Medco juga dilarang melewati akses yang dibangun Pemkab Pelalawan.

"Sekarang ini Pemkab tengah membangun akses Ukui - Kerumutan tersebut sistem rigid, tapi perusahaan belum menyetorkan uang untuk sharing budget tersebut. Jadi,

saya tegaskan kembali, bila PT SLS dan Medco mengingkari kesepakatan bersama tersebut, mau tidak mau armada mereka kita larang untuk melintasi jalan milik Pemkab Pelalawan," sergahnya.

Sementara itu, manajemen PT SLS melalui Humas-nya, Febry Romeo, dikonfirmasi via telpon seluler, mengatakan, bahwa manajemen yang berkompeten tengah sibuk ada kegiatan. Sementara dirinya, tak bisa memberikan penjelasan terkait sharing budget tersebut. ***

Editor:

Terkini

Terpopuler