Rekor Baru The Foxs

Jumat, 04 November 2016 - 10:08 WIB
Wes Morgan (Leicester City) duel dengan Federico Santander.

Kopenhagen (RIAUMANDIRI.co) - Leicester City gagal melanjutkan start 100% Liga Champions setelah harus puas bermain dengan skor kacamata, 0-0, di markas FC Kopenhagen.

Tidak ada gol yang tercipta sepanjang pertandingan di Parken Stadium, Kamis (3/11) dinihari WIB. Dalam catatan UEFA.com, FC Kopenhagen unggul penguasaan bola 57%-43% atas Leicester.

Tuan rumah juga membuat lebih banyak peluang dengan dua ke target dan 10 tak tepat sasaran, dibandingkan tim tamu yang mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dan dua yang off target.

Hasil tersebut menjadi kali pertama Leicester tidak memenangi pertandingannya di Liga Champions kali ini. The Foxes juga gagal mengamankan kelolosan ke babak 16 besar di matchday kali ini, walaupun hanya butuh satu angka tambahan di dua pertandingan sisa.

Meski start 100% Leicester City di Liga Champions terhenti dinihari tadi. Tapi hasil dalam pertandingan saat itu juga membuat Leicester bikin rekor baru.

Setelah memenangi tiga laga awalnya, Leicester berimbang tanpa gol ketika dijamu FC Kopenhagen dalam partai matchday 4, Kamis (3/11) dinihari WIB.

Pun demikian, hasil 0-0 tersebut tetap membuat The Foxes di ambang kelolosan. Selain itu rekor baru pun diukir oleh timnya Claudio Ranieri tersebut, terkait dengan clean sheet.

Seperti dirangkum BBC yang disitat dari detiksport, The Foxs adalah tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang membuat clean sheet dalam masing-masing empat pertandingan awalnya di ajang itu.

FC Kopenhagen cuma kalah dua kali dalam 12 laga kandangnya di Liga Champions (enam menang, empat seri, dua kalah). Leicester cuma membuat satu tembakan ke target untuk kali kedua beruntun.

FC Kopenhagen cuma membuat lawannya melepaskan total tujuh tembakan ke target di Liga Champions musim ini, lebih sedikit dari tim lain.
Tim-tim Inggris cuma sekali kalah dalam duelnya lawan klub Denmark di Liga Champions, menang delapan kali, seri tiga kali, dan sekali kalah (Manchester United di markas FC Kopenhagen pada November 2006).

Pertandingan ini cuma menghadirkan tiga tembakan ke target, jumlah paling sedikit dalam sebuah partai Liga Champions musim ini. Penyerang Leicester Jamie Vardy belum bikin gol untuk klub maupun tim nasional Inggris selama 12 pertandingan,

sedari 10 September lalu. Ia baru bikin tiga gol untuk Leicester di seluruh ajang musim ini, padahal musim lalu mampu mencetak 24 gol liga. (dtc/ril)

Editor:

Terkini

Terpopuler