Pungli Roro Resahkan Penumpang

Kamis, 27 Oktober 2016 - 07:34 WIB
KMP Swarna Putri sandar di pelabuhan kargo untuk menurunkan penumpang, Selasa (25/10) malam.

BENGKALIS (RIAUMANDIRI.co)-Penyeberangan terjadwal di pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis akibat perbaikan breasting dolphin di dermaga I Roro Air Putih, Bengkalis, menimbulkan berbagai persoalan. Selain antrean panjang, keributan dan kelangkaan bahan bakar. Kabar terbaru terjadi aksi pungutan liar yang diduga dilakukan ABK.

Indikasi itu mencuat pada Selasa (25/10) malam terjadi hal yang tidak biasa dilakukan armada penyeberangan. Berangkat dari Roro Sungai Selari, armada penyeberangan diduga SD dan AM tidak menurunkan penumpang di dermaga Roro Bengkalis.


Kedua angkutan penyeberangan itu, malah merapat dan menurunkan penumpang di pelabuhan Kargo Air Putih Bengkalis. Setiap kendaraan yang seluruhnya sepeda motor itu dipungut biaya lansir kendaraan. Setiap kendaraan harus membayar Rp30 ribu.


Salah satu penumpang AM, Bidin mengaku kecewa dengan kejadian tersebut. Mau tidak mau, suka tidak suka dia terpaksa membayar biaya lansir kendaraan kepada ABK kapal. "Inikan pungli namanya, buat apa kami beli tiket kalau kami diminta tambahan ongkos. Buat apa kami beli tiket, kalau kami tidak dapat menikmati fasilitas publik itu," ungkapnya kecewa.


Padahal katanya, saat itu air laut masih pasang dan mungkinkan armada penyeberangan merapat ke dermaga roro. "Malam tadi itu ada sekitar 50 kendaraan. Kali lah Rp30 ribu. Berapa pungli yang mereka dapat," tukasnya.


Dia berharap, adanya tindakan tegas yang dilakukan pihak terkait terhadap armada penyeberangan nakal. Salah satu ABK AM, tak mengelak terkait hal itu. Dia mengaku kapal tidak bisa merapat di dermaga II karena air laut dalam kondisi surut.


"Kita juga tidak memaksa pengguna jasa untuk bayar sekian-sekian. Seikhlasnya saja," terang pria tersebut. ***
 
 

Editor:

Terkini

Terpopuler