Media Diharapkan Hadang Liberalisasi

Senin, 05 September 2016 - 10:17 WIB
Hj Herlina Latifah Rahma, tampil sebagai pembicara dalam diskusi 'Menangkal Liberalisasi Generasi', Minggu (4/9).

PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co) - Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Wilayah Riau menggelar diskusi yang membahas nasib generasi bangsa. Diskusi dengan mengangkat tema "Menangkal Liberalisasi Generasi", digelar di Alamanda Meeting Room Grand Central Hotel, Minggu (4/9).

Hj Herlina Latifah Rahma sebagai pembicara pertama menyampaikan peran media dalam menghadang arus liberalisasi. “Media dalam sistem kapitalis dijadikan sebagai sarana untuk mempropagandakan ide-ide kebebasan. Sedangkan dalam Islam, media dijadikan sebagai sarana dakwah di dalam maupun di dalam negeri,” tegasnya.

Ketua DPD II MHTI Pekanbaru ini juga menyampaikan bahwa potret generasi saat ini yang membuat miris hati terjadi tidak hanya di ibukota negara tapi merata di seluruh daerah. Dan yang menyebarkan liberalisasi ini adalah media.

Sistem pendidikan sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan juga menjadi salah satu biang penyebab rusaknya generasi. “Sistem pendidikan sekuler hanya menjadikan peserta didik memiliki satu ilmu. Tidak banyak ilmu. Berbeda dengan sistem Islam yang melahirkan generasi yang pandai agama dan juga cerdas dalam iptek,” ujar Noveriyanti, dalam pemaparan materi kedua.

Tokoh yang hadir dalam acara ini ada yang berasal dari kalangan birokrat, praktisi pendidikan, praktisi kesehatan, dan lain sebagainya. Bertempat di Alamanda Meeting Room Grand Central Hotel, puluhan tokoh muslimah ini hadir untuk menyelesaikan masalah generasi. Antusiasme peserta dapat dirasakan ketika sesi tanya jawab dibuka.

“Umat Islam harus punya media sendiri. Sehingga kita bisa menghadang media-media sekuler yang ada,” usul Hafni.

Menjawab usuluan Hafni, Latifah mengatakan, potensi umat Islam yang besar mulai dari SDA, SDM, dan modal tidak akan bisa punya pengaruh jika umat islam tidak punya kekuatan politik.

“Kekuatan politik disini adalah negara yang menyatukan seluruh umat Islam dalam satu kepemimpinan yang disebut Khilafah Islamiyah,” Herlina.

Berbagai fenomena generasi mulai dari seks bebas, narkoba, tawuran, dan berbagai macam kerusakan remaja lainnya muncul dikarenakan adanya media yang ikut menyebarkan paham kebebasan. Inilah yang melatarbelakangi diadakannya Forum Muslimah Untuk Peradaban yang digagas oleh MHTI. (rls)

Editor:

Terkini

Terpopuler