Gerindra Rekom 10 Nama ke Pusat

Rabu, 03 Agustus 2016 - 09:20 WIB
Ayat Cahyadi

PEKANBARU (riaumandiri.co)-Menjelang digelarnya Pemilihan Walikota Pekanbaru, DPD Gerindra Riau merekomendasikan 10 nama bakal calon walikota ke DPP Gerindra. Salah satunya walikota saat ini yang mencalonkan dirinya kembali sebagai bakal calon walikota untuk periode kedua, Firdaus.

"Persisnya saya lupa, kurang lebih 10 orang yang direkomkan, termasuk walikota saat ini, Pak Firdaus," kata Taufik Arrakhman, anggota Fraksi Gerindra Sejahtera DPRD Riau, Selasa (2/8).
Anggota Komisi A DPRD Riau ini pun menyebut untuk proses selanjutnya akan diserahkan ke DPP selaku yang berwenang dalam memutuskan jagoan Partai Gerindra dalam Pilwako Pekanbaru yang digelar Februari 2017 mendatang.


"Terkait apakah ada pemanggilan oleh DPP terhadap 10 orang ini nantinya, semuanya diserahkan ke DPP. Yang jelas, tugas DPD sudah selesai, sekarang menunggu hasil putusan DPP," ungkapnya.


Kendati di antara 10 orang tersebut terdapat nama bakal calon incumbent, hal itu menurutnya tidak akan mempengaruhi penilaian dari DPP. Semua bakal calon yang direkomkan, mempunyai peluang yang sama dalam memperebutkan perahu Partai Gerindra.


"Survei, elektabilitas seorang bakal calon tentu menjadi pertimbangan oleh DPP. Juga tentunya seorang bakal calon mesti punya satu visi misi dengan partai," ujarnya.
Setujui Ayat


Sementara itu wakil walikota incumbent, Ayat Cahyadi, dikabarkan telah mendapat rekomendasi dari DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk diusung menjadi bakal calon walikota Pekanbaru. Hal itu ditandai dengan telah dikirimnya surat rekomendasi kepada DPW PKS Riau terkait siapa yang bakal diusung pada Pilkada Pekanbaru 2018 mendatang.


"DPP sudah mengeluarkan rekomendasi untuk Pak Ayat sebagai calon Walikota Pekanbaru," ujar salah seorang pengurus DPW PKS Riau yang enggan disebut namanya sambil menunjukkan surat DPP kepada DPW PKS yang tersimpan dalam bentuk foto di WhatSapp (WA), kemarin.


Dalam surat yang diteken Ketua Wilayah Dakwah Sumatera DPP PKS Hermanto tersebut, rekomendasi hanya diberikan kepada Ayat Cahyadi sebagai calon walikota, tanpa pasangan.
"Tidak ada rekomendasi untuk calon wakil walikota," tutur sumber tersebut.


Menurutnya, posisi calon pendamping Ayat terbuka untuk siapa saja, dengan syarat bisa membantu PKS memenuhkan syarat bisa mengusung pasangan peserta Pilkada. Secara ketentuan, PKS perlu tambahan 6 kursi untuk menggenapkan 9 kursi sebagai syarat minimal mengusung pasangan peserta Pilkada.


Ketika ditanya mengenai Irvan Herman Abdullah yang diusulkan DPW PKS satu paket dengan Ayat, sumber tersebut mengatakan masih terbuka peluang, asal Irvan bisa merebut dukungan dari partai pemilik kursi di DPRD Pekanbaru.


Sementara itu, konfirmasi resmi dari DPW PKS belum bisa diperoleh. (ral/rtc)

Editor:

Terkini

Terpopuler