Hari Ini, Wisuda Sarjana Unilak ke-52 dan Pascasarjana II

Sabtu, 16 April 2016 - 11:02 WIB
Rektor Unilak, Dr Hj Hasnati, SH,MH (tiga kanan), foto bersama dengan narasumber dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, saat kegiatan Bimtek SPMI.

PEKANBARU (riaumandiri.co)-Menurut rencana, hari ini, Sabtu (16/4), Universitas Lancang Kuning akan menggelar Wisuda Sarjana ke-52 dan Wisuda Pascasarjana II.Sementara itu, dalam upaya percepatan visi Unilak 2030 yakni 'Menjadi Universitas Unggul di tingkat Nasional' berbagai upaya dan terobosan terus dilalukan.

Salah satunya dengan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal (Bimtek SPMI), guna meningkatkan standar mutu Perguruan Tinggi yang dilaksanakan selama dua hari, Kamis- Jumat, (14-15/4), di salah satu hotel di Pekanbaru.

Hal itu dilakukan memandang pengelolaan Perguruan Tinggi (PT) di masa mendatang akan dihadapkan dengan tantangan dan persaingan yang sangat ketat karena adanya perubahan paradigma baru. Dipicu perkembangan teknologi yang sangat cepat, baik dari perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
Sekretaris Badan Penjaminan Mutu Unilak, Vita Amelia, menjelaskan, Bimtek kali ini

Hari Ini
menghadirkan nara sumber dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Diantaranya, Dr Syahrul Aminullah, Prof Tirza Hanum dan Dr Ansofino. Sedangkan dari Unilak hadir Wakil Rektor II, Ermina Sari. Diikuti sekitar 85 orang dari dekan, wakil, Ka Prodi, sekretaris dan pihak penjaminan mutu dari setiap fakultas.

Di sela kegiatan, Syahrul Aminullah mengatakan, untuk menjaga agar PT tetap berjalan baik serta mampu menghadapi tantangan sangat diperlukan menjaga kualitas atau mutu secara berkelanjutan. Sehingga dapat mencapai kesadaran dalam berbudaya mutu, hal itu bisa diukur melalui perolehan peringkat akreditasi melalui program studi unggul.

SPMI ini adalah kegiatan sistematik penjaminan mutu pendidikan tinggi oleh setiap perguruan tinggi secara otonom atau mandiri, untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan.

"Kemudian juga merupakan amanah Undang-undang Pendidikan Tinggi dan wajib ada di setiap pendidikan tinggi dengan dua sistem yakni, penjaminan mutu internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal. Kemudian juga untuk meningkatkan akreditasi lebih tinggi dari B menjadi A," kata Syahrul.

Dalam kegiatan itu, para peserta bimtek juga diberikan kesempatan untuk sesi tanya jawab seputar pembahasan yang diadakan. Secara bergantian nara sumber berkompeten menjawab setiap pertanyaan yang diajukan peserta, menurut Prof. Tirza Hanum, kegiatan yang diadakan bertujuan membantu Program Studi yang ada di Unilak untuk mendapatkan peringkat akreditasi yang lebih baik.

"Dalam Bimtek inilah kita menyampaikan hal-hal yang harus dilakukan agar Unilak bisa lebih meningkatkan mutu yang salah satunya adalah membangun sistem penjaminan mutu internal. Karena kalau sistem ini sudah dibangun dan melaksanakan standar-standar yang diterapkan pemerintah diharapkan, dengan sendirinya Unilak mendapatkan pengakuan eksternal berupa peringkat akreditasi yang dilakukan oleh lembaga akreditasi eksternal perguruan tinggi," kata Tirza, didampingi Dr Ansofino.(her)

Editor:

Terkini

Terpopuler