Riau Kekurangan Guru Non PLB

Jumat, 15 April 2016 - 09:48 WIB
Sri Petri Hariyati

PEKANBARU(riaumandiori.co)- Provinsi Riau saat ini masih kekurangan sekitar 80 persen guru non Pendidikan Luar Biasa di Sekolah Luar Biasa. Persoalan ini menjadi perhatian khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau.

”Kalau guru umum yang kita siapkan untuk mengisi kekurangan guru PLB memang agak sulit.

 Karena, kompetensi antara guru umum dengan guru PLB sangat beda dalam substansi proses pembelajarannya,” kata Kabid PKLK Disdikbud Riau Sri Petri Haryanti, Kamis (14/4).

Saat ini, kata Sri Petri, jumlah sekolah luar biasa di Riau berjumlah 39 negeri dan swasta.

Pendidikan luar biasa merupakan pendidikan bagi peserta sidik memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan, fisik, emosional mental sosial dan potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

”Jadi guru non PLB ini sangat luar biasa dalam mendidik anak. Kita beri apresiasi yang luar biasa pula bagi guru PLB ini,” kata Petri.

Untuk meningkatkan pengetahuan guru PLB terkait pendidkan luar biasa, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau menggelar bimtek.

 Tujuan bimtek untuk meningkatkan kemampuan guru PLB dalam pembelajaran PLB serta meningkatkan kualitas pembelajaran pada sekolah luar biasa.

Jumlah peserta  bimtek guru non PLB berjumlah 120 orang dari kabupaten/kota di Riau dan berlangsung mulai 13-17  April.

"Diharapkan kegiatan ini mampu menambah kompetensi guru non PLB,” kata Ridwan.
Salah satu peserta bimtek, Rahayu Nuraini mengatakan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 95 Pekanbaru jumlah siswa inklusi ada 23 orang.

 Siswa ini berbaur dengan sekolah reguler. Siswa inklusi di SD 95 kebanyakan lamban belajar, tuna daksa ringan dan tuna netra ringan.***

Editor:

Terkini

Terpopuler