Disdik Riau Serahkan Bantuan 1.000 Sepeda

Senin, 08 Desember 2014 - 22:39 WIB
Ilustrasi: Disdik Riau memberikan bantuan 1.000 unit sepeda, Senin (8/12).

PEKANBARU- Dinas Pendidikan Riau memberikan bantuan sebanyak 1.000 unit sepeda yang dialokasikan untuk siswa tidak mampu melalui Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Riau, Dwi Agus Sumarno kepada  Sekretaris Disdik Pekanbaru, Abdul Jamal, Senin (8/12) saat upacara bendera di halaman Disdik Riau.

Dikatakan Dwi, bantuan ini merupakan wujud dari perhatian pemerintah khususnya di bidang pendidikan dalam membantu siswa tak mampu. Dengan tempat tinggal yang jauh dari sekolah, namun bisa ditempuh dengan sepeda.

"Ini merupakan bantuan untuk siswa kurang mampu, yang tidak memiliki ongkos untuk angkutan, dan jarak sekolah dari rumah cukup jauh. Diharapkan dengan bantuan ini bisa memberikan kemudahan bagi siswa dalam mendapatkan pendidikan, sehingga siswa tersebut bisa lebih fokus dalam belajar," ujar Dwi.

Dijelaskannya, Disdik Riau baru bisa memenuhi permintaan bantuan sepeda sebanyak 5.000 unit. Namun dikarenakan keterbatasan anggaran sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 20 tahun 2007 tentang pengadaan barang dan jasa yang dibatasi, maka pihaknya baru bisa memenuhi permintaan sebanyak 1.000 unit.

"Memang jumlah tersebut masih belum mencukupi, tapi kita berharap dari jumlah ini bisa membantu sebagian siswa yang memang membutuhkan," ujar Dwi.

Sementara itu, Sekretaris Disdik Pekanbaru Abdul Jamal, mengatakan pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Disdik Riau, karena bantuan tersebut memang dibutuhkan oleh para siswa, khususnya yang tidak mampu.

"Bantuan ini akan dialokasikan untuk siswa SMK baik negeri maupun swasta, terutama untuk daerah pemukiman. Ke depan kita juga akan mengalokasikan untuk siswa SMA, SMP dan SD. Sementara untuk pembagiannya sudah diatur dengan data yang telah dikumpulkan di masing-masing sekolah," ujar Jamal.

Adapun syarat bagi siswa yang mendapatkannya, tambah Jamal, yakni bagi siswa yang memang kurang mampu, dan bertempat tinggal jauh dari sekolah. (nie)

Editor:

Terkini

Terpopuler